Selasa, 28 Juli 2015

DEMO EKSKUL

      

Demo ekskul kependekan dari demonstrasi kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ini merupakan bagian dari masa orientasi peserta didik (MOPD). Dengan demo ekskul, para siswa baru bisa melihat keahlian para kakak kelasnya melalui kegiatan ekstrakurikuler yang diikutinya. Atraksi karate, kabaret, menyanyi, bermain angklung, modeling, permainan semaphore, nasyid, fotografi, basket, badminton (bulutangkis), futsal, It, PMR, dan paskibra. Selama satu hari –biasanya pada hari terakhir – siswa baru akan mendapatkan hiburan gratis sambil menonton pertunjukkan tersebut. Semua kegiatan ekstrakuriler itu akan mendapatkan waktu khusus untuk tampil di panggung. Setelah selesai, mereka akan memberikan penawaran kepada para siswa baru untuk bergabung bersamanya. Selain atraksi, banyak hal yang dilakukan oleh para kakak kelas untuk menarik minat adik kelasnya. Yang paling seru adalah tabur ( sawer ) permen di sela-sela atraksi. 
DEMO ANGKLUNG


Demo ekskul ini bertujuan untuk menarik minat adik kelas agar bisa memilih salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah barunya. Kegiatan ini berlangsung secara rutin. Dengan semangat, para kakak kelas, pembina dan pelatih kegiatan ekstrakurikuler tersebut akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Untuk apa ? Tentu saja, agar ekskul mereka mendapatkan anggota baru.
TIM MODELING

SISWA BARU

DEMO KARATE

            Kegiatan ekstrakurikuler itu merupakan media untuk mengembangkan bakat, minat dan potensi yang terpendam pada diri siswa. Selain, kemampuan akademik, biasanya siswa akan memiliki kemampuan lain, seperti bermain peran, menyanyi, olah raga dan lain sebagainya. Bahkan tidak jarang, dari kegiatan ekstrakurikuler ini mereka bisa meraih juara dan bisa mendapatkan tiket masuk gratis ke jenjang sekolah berikutnya dengan jalur prestasi. Hal ini tentu saja sejalan dengan multikecerdasan siswa. Siswa yang cerdas itu beraneka ragam kemampuannya. Bukan hanya yang jago matematika (logis matematis) saja. Tetapi ada yang cerdas di bidang bahasa, interpersonal, kinestik, antarpersonal, dan seni.
            Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi salah satu syarat kenaikan kelas. Siswa diwajibkan mengikuti salah satu kegiatan ekskul di sekolah. Bagi siswa yang aktif,  mereka akan memilih lebih dari satu kegiatan ekskul. Bisa dua bahkan tiga kegiatan. Tentu saja, mereka harus pandai-pandai mengatur waktu, agar kegiatan ekstrakurikulernya tidak menghambat kegiatan kurikuler.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar