Jumat, 26 April 2013

MELIHAT PIALA DUNIA DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN



Piala dunia merupakan lambang kesempurnaan suatu proses pembelajaran yang mampu menunjukkan keahlian tingkat tinggi. Piala dunia juga dapat kita maknai sebagai sebuah wadah pertunjukkan keberhasilan sebuah proses pendidikan. Selain juga bukti cinta tanah air dan bangsa.



Saat ini, perhatian masyarakat dunia sedang terfokus pada penyelenggaraan pertandingan sepak bola akbar bernama Piala Dunia. Daya tarik utama dalam acara ini adalah adu kemampuan skill bermain bola. Dalam setiap pertandingan itu, kita bisa melihat hasil belajar menguasai teknik-teknik bermain bola dengan baik yang dilalui lewat proses panjang. Untuk mencapai keahlian demikian, belajar adalah suatu keharusan yang dilaksanakan dengan kesungguhan. Merekapun memiliki kedisiplinan yang sangat tinggi untuk menguasai permainan bola.
            Di samping itu, kita juga bisa melihat unjuk kecerdasan dari para pemain maupun pelatih sepak bola. Selama ini, kita menganggap kegiatan olah raga adalah kegiatan yang lebih mengedepankan otot. Namun, dalam pertandingan ini, kecerdasan sangat dibutuhkan agar mereka mampu memetik kemenangan maksimal. Para pelatih akan menyusun strategi terbaik agar pasukannya bias meraih kesuksesan, sedangkan para pemain akan menggunakan keccerdasannya untuk menguasai lapangan dan mencetak gol.
            Piala dunia juga merupakan pertaruhan kehormatan bangsa dan Negara di mata dunia sekaligus juga sebagai wujud cinta tanah air dan bangsa. Para pemain sepakbola yang telah merumput di berbagai negara lain, berjuang dan membela panji-panji klub-klub sepak bola besar di dunia akan pulang kembali ke tanah air untuk memperkuat tim sepak bola tanah kelahirannya. Mereka rela meninggalkan uang ratusan juta bahkan miliaran (kalau dikurskan dalam rupiah) demi membela kehormatan bangsa dan negaranya di ajang ini.
            Faktor emosi juga menjadi hal menarik yang seringkali menjadi bagian tersendiri dari perhelatan akbar itu. Suatu pertandingan, khususnya Piala Dunia, senantiasa akan menjadi ajang uji mental bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, baik itu pemain maupun pelatih. Dalam situasi yang tegang dan ambisi meraih kemenangan, para pemain sepak bola dunia akan senantiasa memengaruhi dan memancing emosi lawan agar mereka tidak focus dalam bermain bola. Dengan demikian, mereka akan mampu menjadi pemenang.  Dalam dunia pendidikan, kita mengenal ada istilah kecerdasan emosi. Dalam pertandingan ini, kita bisa melihat bukti nyata pentingnya pengelolaan emosi dalam meraih suatu tujuan. Emosi yang buruk akan menimbulkan kegagalan dalam meraih kemenangan.
            Piala Dunia pun berpengaruh pada pembelajaran bahasa, khususnya penguasaan bahasa asing. Di samping bahasa, bidang seni juga turut menjadi bagian dalam Acara Piala Dunia. Termasuk aspek bisnis.
            Simpulannya, Piala Dunia mampu menyatukan aspek-aspek yang berbeda menjadi satu acara yang monumental. Dalam konteks pendidikan, Piala Dunia dapat dijadikan sebagai model evaluasi. Sekolah dapat menguji dan dan memperlihatkan kemampuan siswa setelah menempuh pembelajaran. Untuk itu, sekolah dapat membuat sebuah parade atau festival kompetensi siswa. Acara tersebut terbuka untuk umum sehingga para siswa akan benar-benar bersaing dalam kehidupan nyata, sebagaimana halnya Piala Dunia.




CATATAN : TULISANKU INI PERNAH DIMUAT DI FORUM GURU PIKIRAN RAKYAT EDISI RABU, 23 JUNI 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar