Minggu, 08 Juli 2018

REVIEW BUKU KONSPIRASI ALAM SEMESTA


Judul: Konspirasi Alam Semesta
Pengarang : Fiersa Besari
Penerbit : Mediakita
Tahun Terbit : 2017
Tebal Buku : 235 halaman
 
Novel Fiersa Besari: Konspirasi Alam Semesta
Mentari tak lagi bersahabat dengan Ana. Dokter sudah mewanti-wanti agar ia tak berkontak langsung dengan teriknya. Namun, Ana bukan makhluk nocturnal.
                Penggalan kisah yang mewarnai novel ini membuyarkan anganku tentang judul novel yang baru kutemukan secara tak sengaja dan baru juga tamat dibaca. Semula kuduga  buku ini  akan terasa berat dengan istilah-istilah astronomis yang sulit. Cerita akan berada di seputaran galaksi yang selalu ramai dan menarik dijadikan bahan cerita. Namun, semuanya meleset jauh.
                Walaupun demikian, kisah dalam cerita ini tetap sangat menarik dan membuatku untuk tetap berada di jalur yang benar, agar buku ini selesai dibaca. Walau bukan tentang galaksi dan astronomi, tapi keduanya sangat erat berhubungan membangun cerita. Kita bisa paham tentang judul novel yang menarik ini. Ringan tapi ada p esan humanism dan sosial sebagai cirri khas Bung Fiersa Besari. Seperti ditulis dibagian biografi penulis.  
                Novel dengan judul yang terasa berat ini dibangun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Cerita mengalir episode demi episode tanpa hambatan sama sekali. Bahasa yang digunakan oleh Bung mampu membawa kita pada realita dunia nyata yang sangat konkret. Membuai angan, asa dan emosi. Kalimat-kalimat yang digunakannya bisa menghipnotis kita pada puncak cerita hingga akhir cerita yang mengejutkan. Berbeda dengan harapan pembaca pada umumnya.
                Judul buku ini menyadarkan kita pada satu tuntutan hidup di zaman milenial ini. Sebuah life skill yang memang harus dimiliki dan dikembangkan untuk meraih kesuksesan hidup. Rasanya kita harus mengikis ego masing=masing demi kemanusiaan, kesejahteraan dan makna hakiki manusia. Kita adalah makhluk sosial. Keberadaan manusia di dunia ini memang sudah digariskan memiliki tugas, peran dan fungsi masing-masing. Kita dan orang-orang disekelilingnya akan saling melengkapi untuk membangun jalan dan cerita kehidupan di dunia fana ini.
                Konflik cerita pada novel ini berpusat pada dua tokoh utamanya, yaitu Ana Tidae dan Juang Astrajingga. Saya suka dengan nama tokoh ini. Entah mengapa? Mungkin ada unsur etnik di sana. Yang jelas, nama ini memiliki keunikan tersendiri.  Kisah Ana dan Juang menjadi satu jalan yang bercabang kemudian melesat pada alur yang tak diharapkan. Kedua tokoh ini dideskripsikan oleh Bung melalui dialog, tingkah laku dan beberapa bagian dijelaskan langsung oleh penulis. Apa makna nama kedua tokoh tersebut.
                Cerita novel ini sebenarnya identik dengan para remaja. Namun, alangkah baiknya, jika novel ini dibaca oleh orang dewasa saja. Ada satu halaman yang memang layak dikonsumsi oleh mereka. Sebenarnya, bagian ini masih logis dan normal sesuai dengan alur kehidupan manusia. Menjadi satu potongan kebutuhan hidup manusia. Namun, imajinasi remaja yang belum stabil dikhawatirkan bisa berdampak lain.
                Secara fisik, buku ini berkualitas bagus. Cetakan jelas. Kertas juga ok. Jilid yang berwarna sedikit coklat dengan corak seperti buku bekas juga menarik. Hanya mungkin nasib saya kurang beruntung, di akhir bagian buku ada halaman cerita yang tercetak ulang cukup banyak. Hampir sepuluh halaman. Namun demikian, tidak mengganggu keutuhan cerita secara keseluruhan. Sehabis pengulangan itu ada lanjutan ceritanya.
                So, kalian tertarik membaca novel ini ? Buruan baca novel bagus ini. Biar kita bisa menyerap makna kehidupan yang sebenarnya. Semakin memahami hakikat hidup. Juga yang terpenting adalah bisa mengobati rasa sakit yang mungkin sedang ada di hati kita. Galau dan mellow bukan solusi hidup yang terbaik.
Salam Literasi  

Kamis, 21 Juni 2018

RESEP MASAKAN KARE SOUN BASO SOSIS SO GOOD


Memasak Membawa Rinduku Padamu
 
Menu andalanku saat sahur dan buka puasa: Kare Soun Baso Sosis So Good


Kisahku tentang Memasak
                Aha, ada yang berbeda tahun ini dalam perjalanan hidupku, khususnya dalam dunia kuliner. Selama dua tahun setengah, untuk urusan perut, aku lebih suka beli jadi. Jelajah kuliner ke berbagai tempat makan. Pedagang kaki lima, warteg, rumah makan hingga ke berbagai restoran cepat saji. Praktis, tidak ribet, tidak cape, tidak perlu cuci piring. Tinggal am atau ngahuap saja ( bahasa Sunda: tinggal makan saja ). Enak bangets yah hehehe… Inilah enaknya dan untungnya hidup sendiri. Para emaks jangan sirik yah, tetaplah di jalur yang benar! Hahaha…. Oooo. Namun, sesuatu mengubah segalanya.

Minggu, 27 Mei 2018

KULINER RAMADAN: BENTO RAMADAN DARI HOKBEN


Selalu asyik kalau berbicara tentang kuliner Ramadan. Ramadan sebagai bulan penuh keberkahan terbukti benar. Di bulan suci ini, selalu saja muncul beragam kuliner yang menggoda selera. Banyak juga kuliner khas dari berbagai daerah. Kalau di daerah saya, bulan Ramadan ini identik dengan kolak pisang, candil, cendol dan asinan sebagai menu pembuka puasa atau takjil.
Kuliner Ramadan ini juga meluas ke berbagai tempat makan atau restoran. Seiring dengan maraknya acara buka puasa bersama (bukber), maka banyak juga restoran yang menyajikan menu khusus bukber.

YUUUK BUKA BERSAMA TEMAN-TEMAN
BUKBER DI HOKBEN
                Benerkan bulan puasa ini marak acara bukber? Kali ini, buka puasa bersama dilakukan di restoran Jepang yang sangat familiar dengan orang Indonesia, HOKBEN. Menu yang sangat cocok dengan lidah orang Indonesia ini, membuat saya suka sekali dengan makanannya. Terutama Beef Terriyaki, dimsum dan ochanya. Enak-enak gimana gituh yah hehehe….
                Awalnya, bingung juga untuk memilih menu, pas sampai di tempat sore itu. Menu Hokben yang enak-enak itu maunya diborong semua. Tapi pasti gakkan muat di perut kita. Tuh godaan puasa mah gituh yaaa. Untunglah mbaknya yang sabar dan cantik  memberikan saran untuk memilih menu Bento Ramadan. Paket makanan yang lengkap sehat dan berkualitas. “Yang paling favorit adalah Bento Ramadhan A&C,” ujarnya menjelaskan.
Aha, yes pas di lidah dan saku. Menurut Mbak cantik itu, khusus selama bulan Ramadan, Hokben menyediakan menu buka puasa yang sudah dilengkapi dengan takjil. Paket komplit. Daaan, takjilnya kesukaan saya bangeeetsss. Coklat Snickers. Wah, inginnya jingkrak-jingkrak deh kalau udah nemu makanan yang sesuai bangets sama lidah dan budget seperti itu. Huhuuuy. Yipiii yipiii yeeaayyy.
PAKET BENTO RAMADAN
                Yang kusuka dari paket bento ramadan ini adalah banyak pilihan menunya. Ada menu A, B, C, D atau paket 1 dan 2.
1.       Bento Ramadan A, B, C, D
Ø  Bento Ramadan A: nasi, salad, Beef Yakiniku, 1 pc Tori Ball, 2 pcs shrimp roll, teh botol sosro 250 ml, takjil (snickers)
Ø  Bento Ramadan B: nasi, 1 pcs chicken steak, teh botol sosro 250 ml, takjil
Ø  Bento Ramadan C: nasi, salad, beef teriyaki, 1 pcs tori ball, 2 pcs shrimp roll, teh botol sosro 250 ml, takjil
Ø  Bento Ramadan D: nasi, 1pcs chicken katsu, teh botol sosro 250 ml, takjil.

BENTO RAMADAN PAKET B

BENTO RAMADAN PAKET C

2.       Bento Ramadan 1 & 2
Ø  Bento Ramadan 1: nasi, salad, chicken teriyaki, 2pcs egg chicken roll, teh botol sosro 250 ml, takjil.
Ø  Bento Ramadan 2: nasi, salad, chicken Teriyaki, 2 pcs shrimp roll, teh botol sosro 250 ml, takjil

BENTO RAMADAN PAKET 2

Fransisca Lucky, Marketing Communication Group Head PT Eka Bogainti (Hokben) menyatakan, “Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan menu Bento Ramadan bagi seluruh pelanggan setia Hokben di bulan perayaan penuh berkah ini. Kenikmatan dari enam paket menu Ramadan lengkap dengan tajil dapat dinikmati para pelanggan saat berbuka puasa di Hokben. Menu ini telah tersedia di seluruh gerai Hokben sejak 14 Mei 2018. Harga mulai dari Rp 43.000,- sampai Rp 55.000,- ( sudah termasuk pajak).”
“Selain itu juga ada promo untuk setiap pembelian paket Omiyage untuk 4 orang, gratis 4 pcs teh botol sosro 250 ml dan paket Omiyage untuk  6 orang, gratis 6 pcs teh botol sosro 250 ml.”



BERBAGI KECERIAAN DENGAN 3.300 ANAK YATIM DAN DHUAFA
                Ada yang berbeda saat buka puasa di Hokben ini. Yang membuat perasaan kami mengharu biru.
“Saya ingin menangis,Teh melihatnya” ujar Rara.
“Yup, sama,” jawabku sambil mempermainkan ponsel untuk menetralisir rasa sedih yang menyeruak.
                Ada satu energi batin yang sangat dalam di bukber ini. Suatu energi yang membuat kita semakin introspeksi diri, semakin bersyukur, juga semakin menumbuhkan rasa empati dan simpati, sehingga kita selalu berharap menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari.
“Ah, rasanya diri ini merasa kita harus menjadi insan yang bermanfaat untuk orang lain. Memberikan kebaikan dan kedamaian untuk dunia di sekitar kita.”
Satu pembelajaran berharga dari Hokben dalam merayakan ulang tahunnya yang ke-33 tahun.

SENENGNYAA MEREKA MAKAN BENTO RAMADAN

Dalam kegiatan ini, banyak acara yang disajikan sambil menunggu bedug Maghrib. Salah satunya yang bikin suasana ceria adalah tepuk Hokben. Dicontohkan oleh pembawa acaranya, teh Fitria dan kang Jono dengan kocak.
Acara ini merupakan salah satu bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) Hokben yang dilakukan setiap tahun sejak tahun 2001. Ada dua pilar utama CSR, yaitu:  Hokben Cinta Pendidikan dan Hokben Berbagi dengan Sesama. Pendidikan adalah hal penting yang dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Berbagi merupakan slogan Hokben yaitu: “Share to Love.”  “Love to Share.”

SHARE TO LOVE, LOVE TO SHARE

Ah, acara bukber kali ini benar-benar berkualitas. Kami merasa bersyukur bisa hadir di Hokben saat itu. Dari sekian ambisi dalam mengejar materi, kami kembali diingatkan untuk tetap peduli pada sesama. Masih banyak orang yang berada di bawah kita. Perlu kita bantu. Rasanya kita harus selalu bersyukur atas keadaan kita setiap saat.
Benar-benar simbahan energi yang luar biasa. Terima kasih Hokben atas gizi yang sangat baik untuk lahir dan batin kami. Semoga Hokben senantiasa peduli pada lingkungan sekitar selamanya.

Salam,
Selamat menjalankan ibadah puasa, teman-teman
Semoga kita bisa meraih kemenangan
Aamiin


Senin, 21 Mei 2018

BUKBER DI THE FOOD OPERA BANDUNG


Ramadhan selalu punya cerita-cerita yang menarik. Kisah inspiratif, pengalaman masa kecil, suka duka puasa, kegiatan-kegiatan selama puasa. Juga yang paling populer adalah cerita ngabuburit dan buka puasa bersama atau bukber. Inilah budaya Ramadhan yang ada di Indonesia, betul? Nah, kali ini aku ingin bercerita tentang bukberku di The Food Opera Bandung.

Rabu, 09 Mei 2018

MOBIL123.COM JUAL BELI MOBIL JADI GAMPANG


                     Kita sebagai manusia tentunya selalu memiliki keinginan,  harapan dan mimpi. Ingin punya rumah, ingin punya mobil, hidup senang dan lain sebagainya. Akupun demikian. Rumah yang nyaman dan mobil bagus  menjadi impianku. Mimpi-mimpi seperti itulah yang akan memberikan arah tujuan hidup kita.

TEMPAT BUAT JUAL BELI MOBIL IDAMAN

Sabtu, 05 Mei 2018

YOGA SEHAT BERSAMA KIRANTI


Kiranti Membawaku pada Sebuah Pertemuan  dan Rindu

Salah satu aksi yoga

                Sudah lama aku penasaran dan tertarik dengan dunia Yoga. Nah, saat mendapatkan informasi dari teh Efi Fitriyah, ada acara Health Beauty Festival Yoga di Paviliun Fungction Point Pasteur, maka akupun segera meluncur ke sana. Jadilah, Minggu sore yang manis itu semakin manis.

Rabu, 02 Mei 2018

WAROENK IDEA TEMPAT NONGKRONG ASYIK DI BANDUNG


Hai Sob,
Kalian masih senang kan jalan-jalan ke Bandung? Semakin hari, semakin banyak saja orang menciptakan magnet untuk ke Bandung. Berbagai macam daya tarik wisata semakin bermunculan, apalagi kulinernya. Wah semakin banyak tempat asyek untuk icip-icip atau makan-makan di Bandung.

Nongkrong Asyek
View BAndung Timur di sore hari

Selasa, 24 April 2018

JALAN-JALAN DI MUSEUM BIO FARMA BANDUNG


            
Bangunan Bio Farma
           Mengunjungi dan menikmati bangunan tua atau heritage itu bisa jadi passion seseorang. Itu juga yang terjadi pada para anggota  Komunitas Herritage Lover. Kecintaannya pada hasil karya arsitek Wolf Schoemaker, mendorong mereka melayangkan surat izin ke pihak Bio Farma. Dan, perusahaan vaksin di Indonesia itu akhirnya mengijinkan kami berkunjung pada Selasa, 24 April 2018.
Lestarikan warisan peradaban
            
Komunitas Herritage Lover

Rabu, 18 April 2018

PERAN KELUARGA DALAM LITERASI


          
Kegiatan Literasi di Sekolah
               Literasi digadang-gadang merupakan suatu skills atau kemampuan yang harus dimiliki oleh manusia Indonesia di abad millennium ini. Menyongsong abad 21 dengan penyebaran informasi yang begitu cepat dan luas, maka kemampuan berliterasi menjadi sebuah keharusan. Tak dapat ditawar-tawar lagi. Wajib titik. Apalagi dengan hasil penelitian PISA yang sungguh jauh dari harapan. Ranking terakhir dari enam puluh negara. Mau dipertahankan? Oh, no.

Rabu, 11 April 2018

REVIEW FILM DANUR 2: Kenekadan Seorang Prilly Latuconsina


                  
Berani gak nontonnya
                   Ada yang takut nonton film ini ? Kalahkan takutmu demi melihat adu akting antara Bucek, Sophia Latjuba dan Prilly Latuconsina. Apa hubungan antara ketiganya ? Kalau seorang Prilly tak mampu berbuat nekad, entah bagaimana nasib Bucek dan Sophia Latjuba.

Cakep-cakep nih para pemainnya
                Film ini tak menakutkan, lho, bahkan hantunya terkesan seperti boneka berwajah putih.  Dalam budaya masyarakat Indonesia, hal yang terjadi dalam film ini sudah biasa. Demikian juga dengan mitos yang ada di dalamnya. Mau tahu ? Lihat aza sendiri hehehe…
Latar tunggal yang digunakan mampu memfokuskan cerita, walaupun kita disuguhi teka-teki suatu kejadian. Alur maju yang disisipi flashback mampu membuat kita berpikir: apa yang sebenarnya terjadi ? Mengapa seperti itu ? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mampu membuat kita bertahan sampai akhir. Penasaran dengan nasib sang tokoh utama.
Menurut saya, Danur 2: Maddah cukup menghibur walaupun berjenis film horror. Adrenalin kita tak dipacu sangat hebat, sehingga kita sangat santai menikmati kepingan-kepingan ceritanya. Kesederhanaan dalam film ini sepertinya menambah greget cerita. Sederhana dari segi latar, penokohan, mungkin juga property, penataan cahaya dan kosmetik.
Persahabatan antara manusia indigo dengan para hantu ternyata memiliki keuntungan tersendiri, walau tak seratus persen memberikan solusi.  Tetap sang manusia dengan kelengkapan akal pikirannyalah yang wajib mencari jalan keluar untuk lepas dari masalah. Berbahayakah masalah yang terjadi dalam film ini ? Makanya tonton deh filmnya biar gak penasaran. Dijamin enjoy hahaha….

Beneran happy ini mah
Itulah rejeki yang saya dapatkan saat nobar dalam rangka ulang tahun Pegadaian. Kini, di usianya yang ke-117. Tema ulang tahun yang diusung untuk tahun 2018 adalah Literation Fair. Berbagai acara dilakukan, salah satunya adalah nonton bareng film Danur 2: Maddah.

Nobar dan diskusi

aneka acara Literation Fair 2018
Pegadaian semakin memperkuat diri dengan aplikasi digital. Memberikan berbagai macam kemudahan untuk berbagai transaksi. Tinggal unduh saja di Playstore. Tampaknya Pegadaian tak mau ketinggalan zaman. Tetap berbenah dan terus maju seiring dengan perkembangan zaman. Tetap rendah hati untuk bisa tembus ke berbagai lapisan masyarakat. Tetap menciptakan inovasi dan program unggulan agar tetap dicintai para konsumen atau nasabahnya. Tabungan emas masih menjadi primadona untuk mengubah karakter masyarakat yang konsumtif menjadi investor. Cerdas financial. Program ini sangat mendukung kesehatan keuangan masyarakat Indonesia. Hemat pangkal kaya.

Aplikasi Pegadaian Digital
Kejutan yang menyenangkan dan juga menakutkan bagi sebagian orang adalah penampilan costplay beberapa hantu di sepanjang jalan keluar. Benar-benar kejutan yang tak terduga. Belokan-belokan menjadi tempat strategis untuk membuat kami tertawa-tawa, menjerit-jerit, dan bahkan histeris. Suasana sehabis nonton film horror berbaur dengan kostum putih khas pocong dengan balutan tata rias yang berbeda. Benar-benar surprise!

siapa mereka ?
Terima kasih Pegadaian. Semoga selamanya jaya, maju dan sukses!
Kami tetap menanti program-program inovatifnya di masa depan.
Happy besdey. Wish you all the best

Sumber gambar film Danur 2: Google ( Maaafff linknya gak kecatet )

Sabtu, 07 April 2018

REVIEW FILM 1001 CERITA : LESTARIKAN BUDAYA DAN HERRITAGE


JUDUL                   : 1001 CERITA
SUTRADARA       : Tj R. NATADIJAYA
PRODUKSI           : FORUM FILM CIMAHI DAN ONCAM PRODUCTION
PEMAIN               : SYIFA SUKANIA, TARISA PUTRI, MARCO LEONARDO, VABIA NOVAJUNA, DIMAS HARYA, DEKY  van SLOBEE, ICUK BAROS, KANG UCI RT,  SYAHRINI KW NOEY, DEDE SYARIF HD, AJAY M. PRIATNA, LETKOL PURN NGATIYANA


JIKA KAMU RINDU, MENARILAH DENGAN HATI

                Bagaimanakah jika seorang penari terkenal meninggalkan keluarganya ( anak ) untuk selama-lamanya ? Apa yang terjadi kemudian pada sang anak ?
Itulah penggalan kisah film 1001 cerita yang dibuka dengan kisah sedih. ( Jangan nangis lho yaa, lanjutin nonton alur ceritanya ).

Poster film 1001 Cerita

Sabtu, 31 Maret 2018

PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN SEKS BAGI REMAJA


Hai Sob,
Bagaimana reaksi kalian membaca judul tulisan ini?
Apakah akan diblokir?
“Ah, jangan berlebihan ya! Tulisannya tidak akan menyeramkan seperti dalam bayangan umum tentang seks. Ini adalah bagian dari ilmu pendidikan. Jadi, kalem-kalem saja, yah!”

  sumber gambar: https://www.go-dok.com/bunda-ketahui-cara-tepat-mendidik-anak-usia-remaja/

Minggu, 25 Maret 2018

NYABU BERJAMAAH DI ROYAL KASHIMURA JAPANESE SHABU DAN BBQ BANDUNG


“Oe kasih murahlah buat ente mah.”“Ka tatangga kudu bageur atuh.”
Itulah dialog kecil yang terngiang kembali saat dulu sering berbelanja ke Kacung, grosir sembako yang ada di dekat rumahku. Aku jadi teringat pada pemiliknya. Pada Engko yang bertubuh mungil tapi energik. Istrinya dan juga anak-anaknya yang ramah. Setiap berbelanja mereka senantiasa ngobrol dan menanggapi keluhan-keluhan kami, bahkan juga sering memberikan tips kesehatan ala negeri tirai bambu.
Bagian depan resto Kashimura Shabu

Jumat, 02 Maret 2018

BINCANG SEHAT DAN CANTIK BERSAMA DOKTER DAVID

Bandung ( 24/2/18 )
dr. David
              Sekitar pukul 10.00 WIB, sampailah aku di sebuah klinik baru yang telah bereformasi. Dulu bernama DF Klinik, sekarang menjadi Lineation Korea Centre. Konon, nama Korea diambil sebagai symbol dari hidup sehat. Jadi,, bukan berarti dokter David itu penggemar si Kapten atau pacarnya, dr. Soe Hye Koe ( walaaah, aku bikin gossip gede ini mah hahaha ( colek Teh Erry Andriyati ). Sorry ya, Dok, masih demam DOTS nih xixixi.
            Kesan pertama ketika kaki melangkah masuk ke dalam adalah tergoda pada pandangan pertama. Tempatnya asyek. Penataan interiornya menarik. Bersih sudah pasti yah. Terawat bangetlah pokoknya. Begitupun kala naik ke lantai dua bersama Teh Meta. Mata makin dimanjakan oleh koleksi bunga mawar yang sering diposting oleh teh Alaika Abdullah dan teh Nchie Hanie.
            Yah, untuk kesekian kalinya, aku kembali pada sebuah tempat yang sangat berkaitan erat dengan kesehatan dan kecantikan, khususnya perawatan tubuh. Dulu, aku hanya mengantar teman untuk perawatan wajah sambil jjs bareng. Namun, aku sekarang hadir untuk sebuah Seminar Kesehatan Bertajuk Hidup Sehat dengan Vitamin D3, Fisioterapi dan Filler. Seru banget deh acaranya. Waktu sekitar tiga jam dilalui dengan cepat dan mundel ilmu kalo istilah bahasa Sunda mah. Mundel ilmu itu berarti banyak ilmu atau informasi yang kita dapatkan sebagai oleh-olehnya. Gak rugi rasanya menghabiskan akhir pekan di sini.

Jangan sampe kekurangan vitamin D yah

Jumat, 23 Februari 2018

SILATURAHMI BERSAMA USTAD EVIE EFENDI

Ustad Evie Efendi

Sore itu, Selasa, 20 Februari 2018, cuaca Bandung cukup mendung. Sebagai pemakai jalan, tentunya cuaca seperti itu membuatku resah. Takut basah kuyup atau terhambat perjalanan menuju tempat sebuah acara di Cikutra. Hari senin malam, saya mendapatkan undangan untuk acara tausiah dari Ustad Evie Efendi yang kocak itu. Sering melihatnya di dunia maya, membuat saya sangat antusias datang ke Kayana Tour and Travel, jalan Cikutra Baru VI no 26 Bandung. Setelah berkutat dengan pekerjaan utama, maka sebelum ashar, sekitar pukul 14.30, kami melesat dengan motor ke arah timur. Langit menghitam. Namun, kecemasan itu berbanding lurus dengan kesenangan yang akan saya dapatkan. Bertemu dan mendengar ceramah langsung dari Ustad Evie Efendi dan berkumpul lagi bersama para blogger Bandung.

Blogger Bandung menanti tausiah dari Ustad Evie

Jumat, 16 Februari 2018

CARA EFEKTIF MEREDAKAN SAKIT AKIBAT SYARAF KEJEPIT

Penampang syaraf kejepit
Sumber gambar google

Halo Sob,
          Sering kan mendengar nama penyakit ini ? Syaraf kejepit sering terjadi karena posisi tubuh yang kurang baik saat mengangkat beban berat. Ingatkah dengan gambar yang sering muncul di televisi ? Saat badan membungkuk, ruas-ruas tulang punggung akan terbuka. Saat kembali tegak akan tertutup lagi. Jika posisi tubuh tidak tepat, maka saat tertutup ada syaraf yang terjepit oleh ruas tulang itu sehingga terasa sakit yang luar biasa. Linu tak tertanggungkan.  Kira-kira seperti itulah gambarannya. Di kesempatan kali ini, saya ingin memperkenalkan obat yang bisa mengatasinya, biar rasa linu itu tidak berkepanjangan. 

Posisi Jongkok Lebih Baik untuk Menghindari Syaraf Kejepit
Sumber gambar Google

Sabtu, 10 Februari 2018

PEDASNYA TUTUT RENDANG

          
Ini Dia Masakan Tutut
          Ada yang tahu makanan bernama Tutut? Istilah lain untuk Tutut adalah Keong sawah atau Kreco. Orang Sunda menyebutnya Tutut. Binatang yang mirip dengan bekicot ini biasa hidup di sawah atau danau. Perairan dangkal yang berlumpur, berair dengan aliran yang lemah, juga ada rerumputan. Dulu, saat kecil, saya bersama para sepupu selalu mencari tutut di sawah yang ada di dekat rumah. Menggunakan sendok yang diikat pada bilah bambu panjang. Lumayan dapat seperempat kg sebagai hadiah untuk mamah. Mamahku paling jago mengolahnya, sehingga kami menyukainya. Biasanya, Mamah mengolah tutut ini dengan bumbu kuah kuning. Hmmm… sedap sekali!.
          Nah, tujuh purnama kemudian, saat kami bersantai-santai di ruang kerja, temanku mendapatkan penawaran menu tutut melalui WA. Aku yang kangen pada tutut ini segera ikut daftar memesan. Masakan tutut memang termasuk jarang sih sekarang ini. Sawah sudah banyak yang hilang. Atau kalaupun ada yang jualan, rasanya tidak seenak buatan mamahku. Selalu tercium bau lumpur dan bikin mual. Aagghhrrr…..

Kemasan Tutut yang Menarik

          Saat menerima pesananku itu, aku takjub juga dengan menu tutut ini. Teh Eka yang mengolah dan menjual Tutut ini, ternyata telah berkreasi dengan hewan sawah ini. Tak lagi berkuah kuning seperti dulu, tapi sudah mmadukannya dengan berbagai rasa. Ada tutut original, rendang, sambal ijo, dan sebagainya. Wow keren deh! Nah, aku memilih tutut rendang.
          Dicicipan pertama, aku langsung jatuh hati. Enak, tidak bau lumpur, bumbunya harum, meresap dan ah pokoknya rasanya juara, kecuali pedasnya yang kutaksuka. Lain kali, aku harus pilih yang original agar tidak panas bibir dan perutku ini.

Next time, pilih Tutut Original

Kandungan Gizi pada Tutut
Mau tahu kandungan gizinya ? Ini dia. Hasil Googling dari Wikipedia, Halo Sehat dan Khasiat.co.id.
1.  Protein = 16-50%
2.  Kalsium = 217 mg
3.  Air = 81 gr (per 100 gr)
4.  Tinggi vitamin ( A, E, Niacin, Folat )
5.  Omega 3
6.  Omega 6
7.  Omega 9
8.   Rendah gula

Manfaat Tutut
Tutut juga memiliki beberapa khasiat penting untuk kita.
1.  Sumber protein dengan harga yang murah
2.  Mengatasi kerontokan rambut karena kandungan omega 3
3.  Membantu perkembangan otak karena ada omega 6
4.  Meminimalisir kolesterol jahat dan kuman karena adanya omega 9 dan rendah lemak
5.  Membantu regenerasi sel
6.  Obat berbagai penyakit, seperti: magh, liver, kolesterol, wasir, diabetes, jantung, jerawat, TBC, dan anemia.

Takut dengan bahaya tutut ?
Dari sumber yang sama diperoleh juga ada bahaya makan tutut. Karena tempat hidupnya, maka tutut rentan menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis cacing. Nah untuk mengatasinya, ada cara pengolahan yang harus kita lakukan saat memasaknya. Ini dia langkah-langkahnya:
1.   Rendam tutut dalam air garam dan perasan jeruk lemon.
2.   Buang bagian runcingnya.
3.   Cuci bersih di bawah air mengalir.
4.   Rebus hingga matang atau mendidih dalam suhu 100 derajat.
5.   Jangan diolah menjadi sate, karena masakan ini menyebabkan daging tutut tidak matang sempurna.
Nah, dengan cara pengolahan seperti itu, kita bisa menikmati tutut dengan aman dan dapat memperoleh manfaatnya yang luar biasa. Selamat bernostalgia dengan masakan Tutut!



Kamis, 25 Januari 2018

REVIEW BUKU BERCERMIN PADA KEHIDUPAN NYATA

JUDUL                   :  Berbagi Ruang ( Kumpulan esai )
Pengarang          :  Nur Utami S.K
Penerbit              :  Frasa Media
Tahun Terbit      : 2017
Tebal Buku         : 214 halaman

Kita sebaiknya mencari tahu lebih banyak tentang identitas yang ingin kita sandang. Sebagai warga Negara Indonesia seharusnya kita mengenal bangsa ini.  Jika ingin dikenal pakar dalam bidang A, pelajarilah bidang itu. Lalu, tunjukkan kata dan perilaku.