Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

MENGGUGAT INDONESIA

ULASAN PEMENTASAN TEATER W.S RENDRA : MASTODON DAN BURUNG KONDOR MENGGUGAT INDONESIA                         Setelah hampir 67 tahun Indonesia merdeka, ternyata masih banyak persoalan bangsa yang belum terselesaikan atau bahkan semakin parah. Kemiskinan, korupsi, konflik, provokator, kualitas pendidikan yang belum memuaskan dan lain sebagainya.             Sungguh suatu ironi, Negara kita kaya tapi rakyatnya hidup miskin, semakin banyak yang hidup miskin. Banyak rakyat Indonesia yang bekerja tapi tidak memakmurkan. Kesejahteraan tampaknya hanyalah sebuah angan-angan. Bak burung kondor yang terbang ke langit, kesejahteraan itu semakin jauh bagi mereka yang tak punya pekerjaan. Semakin ironi saat kita memperhatikan, warga negara asinglah yang hidup makmur dengan kekayaan Indonesia. Ada apakah dengan Indonesia ?             Pembangunan yang sudah berlangsung bertahun-tahun tidak membawa kemakmuran, tidak membawa perbaikan, tidak membawa perubahan apa-apa.   Korupsi semakin heb

SAM, KAU BUKAN KEKASIHKU

SAM, KAU BUKAN KEKASIHKU                                                             KARYA : ARUNDINA Auramu busuk Di tubuhmu   belatung berpesta pora Pandangmu tak sedap Menusuk mata Mengecapmu Memuakkan Pergilah Sam ! Kau bukan kekasihku

NESYA

PUISI NESYA                                                             BY ARUNDINA NASIBMU TAK SECANTIK RUPAMU ANAK-ANAK MENGGEROGOTI DIRIMU BAGAI VIRUS KANKER DALAM TUBUHMU INVASI KOMPLIKASI AKANKAH KAU MATI,   NESYA ??!! BERTAHANLAH BERJUANGLAH KAU, SEKUAT BAJA !!!

BELAJAR DARI KOREA

BELAJAR DARI KOREA BY ARUNDINA             Menarik menonton film psikopat ala Korea. Film itu berjudul Psychic. Film ini berkisah tentang tokoh Kyu Nam Lim atau Manager Lim yang berusaha melawan seorang psikopat. Tidak seperti psikopat ala barat yang identik dengan pembunuhan sadis. Film Korea ini lebih mengedepankan kekuatan pikiran untuk mempengaruhi orang, sehingga orang-orang itu beraksi sesuai dengan keinginan sang psikopat. Bunuh diri, menangkap Kyu Nam Lim, menghalangi Kyu Nam Lim menghampiri sang psikopat dan lain sebagainya. Orang-orang yang dilihat oleh sang psikopat bagai kerbau dicocok hidung, terpedaya dalam pengaruh pikiran sang psikopat. Kyu Nam Lim berusaha keras untuk mencegah aksi-aksi tersebut.             Bukan isi cerita yang menjadi bahan pembelajaran. Yang terpenting adalah rasa percaya diri bangsa Korea. Dalam film tersebut ada dua orang sahabat Kyu Nam Lim yang berasal dari luar negeri. Al Shavari dari Turki dan Bubba Evobonsha dari Ghana. Kedua tokoh