Kamis, 19 Oktober 2017

TETAP SEHAT DI MASA PENSIUN

“Masa Ibu akan pensiun sekarang ? Masih muda,” ujar petugas kepegawaian.
“Wah, Neng, Usia Ibu sudah 60 tahun di bulan Agustus lalu,” jawab bu Nina.
“Ah masa ? Ibu belum pantas untuk pensiun sekarang,” balasnya lagi.
Mendengar cerita itu, kami semua tertawa sekaligus bangga. Yah, teman, guru sekaligus seniorku di kantor ini akan menjalani masa pensiun. Yang kuingat dari diri beliau adalah penampilannya yang berbeda 180 derajat saat berada di rumah. Kesan pertama saat membuka pintu rumahnya untuk kami adalah abegeh. Ya, bu Nina ini termasuk temanku yang awet muda, baik penampilan ataupun gaya bicara. Tak pernah ada petuah-petuah seperti senior lainnya. Beliau selalu memposisikan diri sebagai teman sejati, walau dulu beliau adalah guru Bahasa Indonesiaku.

Selasa, 17 Oktober 2017

CINTA ALFAMART UNTUK PENGGEMAR STARWARS



             Siapa yang tak kenal film Starwars ? Kalau aku sih suka nonton, walaupun gak fanatic banget. Film tentang pertarungan antara kebaikan (Jedi) dan kejahatan. Luke Skywalker dan Putri Leila yang bertarung untuk melawan Darth Vader. Yang mengejutkan, ternyata Darth Vader adalah ayah mereka. Seorang jedi yang berubah menjadi jahat. Adegan yang paling kusuka adalah pertarungan antara Luke saat melawan Darth Vader. Dengan kalem dan tenang, ia melawan ayahnya  sendiri. Dengan semangat, ia mengajak ayahnya untuk kembali ke jalan yang lurus. Namun, takdir berkata lain.
                Seperti euforia film yang lainnya, peralatan yang ada di Starwars ini juga memiliki banyak penggemar. Ada medallion, pedang (light saber), topeng dan sebagainya. Orang rela mengeluarkan kocek demi hobinya ini. Nah, untuk para penggemar film Starwars ini, pada Sabtu, 15 Oktober 2017 yang lalu, Alfamart meluncurkan Medalion Starwars. Acara ini berlangsung di Kapulaga Indonesia Bistro, Jalan Dayang Sumbi no 3 Bandung, sekitar pukul 16.00. Alfamart mengundang  Blogger Bandung, awak media dan anggota (member) setianya. Euforianya luar biasa. 

Tari Jaipong

Musik


                Acaranya sederhana tapi menarik. Diawali dengan penampilan tari tradisional Jaipong Wedangan. Juga penampilan lagu-lagu yang bikin kita, para blogger dan tamu undangan lainnya baper. Sambil mendukung persiapan acara, lagu-lagupun meluncur dari seorang penyanyi cantik dan grup bandnya. Tak lupa, ia juga menerima permintaan lagu dari para tamu yang hadir. Seorang blogger Bandung, Tian Lustiana meminta lagu Armada, Asal Kau Bahagia yang dipersembahkan untuk sahabatnya, Efi Fitriyah. Tentu saja, permintaan lagu ini disambut gembira oleh anggota komunitas Blogger Bandung. Suasana menjadi ramai.

Marketing Communication Alfamart
                Memasuki acara inti, Marketing Communication Alfamart, Rani Wijaya memberikan beberapa penjelasan. Bandung menjadi tempat pertama untuk peluncuran medallion Starwars ini. Promosi medallion starwars ini dilakukan selama periode September sampai Desember. Jika habis, akan diproduksi kembali untuk memuaskan para pecinta film Starwars. Baik banget yah Alfamart. Medalion Starwars ini merupakan salah satu upaya untuk menarik konsumen laki-laki, karena Alfamart didominasi oleh konsumen ibu-ibu. Medalion Starwars ini dijual seharga Rp 15.000,- per tiga medali. Ayo, pecinta film Starwars segera serbu medalion yang lucu-lucu ini. Ada 35 buah desain yang bisa dipilih. Rugi lho kalau kehabisan.
Aneka Medallion

Medallion Starwars

                Acara berikutnya adalah lelang dua buah Medalion Strarwars edisi khusus. Hanya ada tiga buah. Yang dilelang kemarin di Bandung, tinggal dua. Lelang pertama dimenangkan oleh seorang bapak dari Bogor, seharga Rp 1.750.000,- dan lelang kedua seharga Rp 1.500.000,-. Hmmm… ini sih kayak lelang di film-film atau Balai Lelang Christie’s Singapura.

Medallion Edisi Khusus

Acara Lelang

Para Pemenang Lelang

                Di akhir acara, dilakukan pemotretan, swafoto dan ramah tamah. Kamipun kemudian bubar setelah melaksanakan shalat magrib di mushala cafĂ©. Ah, selalu banyak hal menarik dari sebuah film. 


Para Tamu Undangan
 


Jumat, 13 Oktober 2017

TIPS MENUMBUHKAN REMAJA YANG BERKUALITAS

LAHIRKAN GENERASI YANG BERKUALITAS
JANGAN SEKEDAR KUANTITAS


            Ada yang kangen dengan masa remaja, gak ? Masa-masa yang pastinya banyak kenangan indah seperti Galih dan Ratna. Atau kenangan buruk yang ingin dilupakan. Semuanya pasti ada, menyatu seperti es cmpur yang sedap di lidah. Betul ? Bagi yang sudah melewati suka duka masa remaja seperti itulah adanya.
          Remaja merupakan salah satu fase perkembangan manusia yang berada di kisaran usia sekitar 11-21 tahun. Masa yang penuh dengan perubahan fisik dan psikis. Masa penuh dengan gejolak, emosi, rasa ingin tahu, kesetiakawanan sosial, dan setumpuk hal lainnya. Seringkali masa ini disebut juga sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak yang manis menuju masa dewasa yang penuh beban.
          Ya, banyak orang tua yang seringkali merasa heran dan syok dengan perubahan yang terjadi.
“Mengapa anak mama yang dulu manis, sekarang menjadi pembangkang ?”



Kamis, 21 September 2017

TIPS ANAK SEHAT DAN CERDAS


Semua orang tua tentunya sangat berharap memiliki anak yang sehat dan cerdas. Hal itu merupakan salah satu kebahagiaan bagi orang tua. Namun, anak sehat dan cerdas tentunya takkan datang begitu saja. Harus diupayakan oleh orang tua. Dalam bincang sehat yang diadakan oleh K-link, dr Nila Farahdiba Daulay memberikan beberapa langkah-langkahnya yang bisa kita lakukan dengan mudah. Inilah beberapa tips yang disampaikan oleh dr Nila
dr. Nila Farahdiba Daulay, SCA

Jumat, 15 September 2017

ASYIKNYA CERITA BERBAHASA SUNDA

Ceu Entin, Salah satu karya Erni Wardhani
              Bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa ibu yang digunakan oleh masyarakat Sunda yang tinggal di wilayah Jawa Barat. Bisa juga digunakan di daerah lain oleh orang Sunda yang merantau. Bahkan sekarang, bahasa Sunda juga bisa digunakan dalam aplikasi Google.
Provinsi Jawa Barat ( sumber Google )
            Nah, dalam sebuah grup Whatsapp, seorang alumni UPI, Erni Wardhani selalu memberikan cartip ( Cerita Alternatif ) yang menggunakan bahasa Sunda. Ternyata, cerita ini termasuk postingan yang selalu dirindukan oleh para anggota grup, termasuk penulis. Oleh karena itulah, tulisan berupa review sederhana ini diunggah di blog ini. Semoga kalian juga suka dengan bahasa Sunda.
            Terus terang dalam percaturan dunia sekarang, berbahasa Sunda menjadi sesuatu yang langka, apalagi untuk berbahasa Sunda dengan undak usuk basa yang benar. Boleh dikatakan bahasa Sunda sudah mulai tergerus zaman. Sulit sekali menemukan media yang berbahasa Sunda. Mungkin akan kalah bersaing dengan bahasa lain seperti: bahasa Indonesia dan bahasa asing. Ah, semoga tidak terjadi deh !
            Nah, cerita di grup Whatsapp tersebut menjadi sebuah penyejuk diantara dahaga masyarakat akan situasi berbahasa Sunda. Sangat asyik menikmati cerita berbahasa Sunda itu. Episode demi episode seperti sepotong ayam goreng yang selalu diharapkan ada oleh para bocah untuk santapannya. Tanpa ayam goreng, acara makan menjadi kurang berselera.
Cerita ini memiliki beberapa keunggulan dan daya tarik.  Judulnya saja sudah memiliki daya pikat. Kabelejog Asih. Siapa sih yang tidak suka dengan kisah cinta ? Rangkaian peristiwa demi peristiwa disajikan dengan bahasa Sunda yang sederhana. Mengalir. Juga memiliki kekuatan magis yang mampu menghipnotis pembaca untuk selalu menanti kelanjutan ceritanya. Selain itu, deskripsi tokoh, kejadian, suasana, ekspresi mampu diuraikan secara detil oleh penulis buku Ceu Entin ini. Bagian inilah yang saya suka. Deskripsinya sangat hidup sekali. Teh Erni Wardhani mampu menggunakan kosa kata bahasa Sunda dengan lincah.
Kabelejog Asih berkisah tentang seorang perempuan Sunda yang harus menghadapi perselingkuhan suaminya. Suaminya itu terpikat oleh perempuan lain. Cinta lama bersemi kembali. Lupa pada istrinya. Lika-liku perjuangan untuk tetap mempertahankan suaminya menjadi irama yang membangun cerita. Bagaimana nasib Sofia selanjutnya ? Akankah dia diceraikan oleh suaminya ?
Penasaran ?
Inilah cuplikan ceritanya.
Selamat berlayar di samudra bahasa Sunda!

KABELEJOG ASIH
 “Mah, Papah rek kawin deuinyaaa.”
Kuring anu keur anteng lalajo tipi bari ngemil kueh Monde, ngadadak kaselek. Sababaraha kali kabeureuyan. Si Papah, tara-tara, make hideng mangmawakeun cai dina dispenser . Leguk, cai ti si Papah dileguk lalaunan. Tuluy sababaraha kali dedeheman. Asa aya anu ngahalangan tikoro. Asa kumanis eta si Papah, watados tea. Na marukan boga pamajikan dua teh teu lieur, kitu ? Anu enggeus-enggeus ge geuning, sok jadi ricuh.
Kuring teu ngalayanan kahayangna. Leos weh ninggalkeun si Papah anu anteng lalajo tipi. Sup ka kamar. Gebru, ngabeubeutkeun awak sorangan. Gep kana bantal, segruk ceurik ditahan. Bari ceuik ras kana kakurangan diri. Emh, boa teuing kulantaran kuring teu bisa mere turunan ka manehna, matak manehna hayang kawin deui ge.
…………………………………………………………………………….
Kuring teu manggihan si Papah di ruang hareup. Panasaran oge, terekel kuring ka loteng. Tangtu si Papah keur aya di ruang gawena.
Sofia Forever
Ngajeblag badag, make font ukuran 16.Kuring seuri saeutik. Bari atoh. Geuningan kuring masih dipikacinta ku salaki. Panasaran, kursor di kahandapkeun. Lalaunan da sieun matak si Papah hudang.
Gebeg.
Naon nu aya dina pikiran, estuning jadi mawur. Awur-awuran. Kamana mendi. Hate ngadadak lumpuh layu, pas maca paragraph kahiji. Paragraf anu matak leuleus satulang sandi.
Sofia Forever
Sofia, semenjak aku mengenalmu lewat Raharjo, demi Tuhan, aku tidak bisa berpaling dari kerlingan matamu. Indahnya senyummu. Demi, akan kutorehkan namamu di langit sana, agar tak ada seorangpun akan menghapus  jejak cintaku padamu. Kaulah gadis yang takkan kulupakan seumur hidupku. Memang, dulu aku orang yang tak punya dan kau tak mau itu. Namun, akan kubuktikan sekarang, bahwasannya aku mampu membahagiakanmu. Kaulah cinta matiku.
Panon teu ngicep nempo jejeran kecap anu bener-bener jadi cucuk dina dada. Nyeri. Raheut, sabab  si Papah geus keterlaluan. Ieu lain heureuy. Beda. Ieu bener-bener tulus na jero dada. Cipanon mimiti muruluk, ngabanjiran pipi. Komputer anu rek dipareuman, bedo di-off-keun. Keclak cipanon, keuna kana leungeun si Papah.
…………………………………………………………………………….
Na jero hate kuring ngutruk sorangan, ngananaha bet milu ka Pak Irfan. Tapi hate nu sejen justru ngomong, yen memang sakuduna kieu, jadi kabeh borok kapanggih. Mana anu salingkuh, mana anu heunteu. Satiap kajadian pasti aya hikmahna. Nya ku ayana kajadian ieu, kuring beuki yakin, yen si Papah memang leuwih  dengdek ka si Sofia Forever.
Hate mimiti merean si Papah jeung si Sofia Forever. Maksudna rek diajar ikhlas. Nya hartina lain euweuh usaha jang ngarebut si Papah. Tapi, kuningali kitu carana mah asa ku aral. Meureun kudu mere waktu heula jang si Papah sina nyobaan hirup jeung si Sofia Forever, anu geus boga salaki. Sina karasaeun heula, kuring ngomong sagala rupa  yen si Sofia teh ukur rek ngedut si Papah, memang bener ayana. Teu dibuat-buat, lantaran kuring nyakseni si Sofia susumpahan ka salakina yen manehna ukur bogoh ka pa Rahman, salaki resmina.
…………………………………………………………………………
Wow, ternyata menulis dengan bahasa Sunda butuh perjuangan tersendiri hehehe…. Makanya cuplikan ceritanya penulis ambil secara acak sajo yaaa. Namun, jangan khawatir, rencananya cerita ini akan dibukukan oleh Situs Seni. Asyekkan ? Kalau ingin cerita lengkapnya, tunggu tanggal mainnya yah. Sering-sering juga membuka web Situs Seni, siapa tahu cerita ini sudah lahir dan nongol di sana. Selamat menikmati cerita berbahasa Sunda ! Wilujeng tepang deui dina tulisan salajengna !

BIOGRAFI PENULIS CERITA
Nama :Erni Wardhani, M.Pd
              erni.wardhani@yahoo.co.id
IG        : Erni Berkata
FB       : Erni Berkata
Profesi : Guru SMK N I Cianjur
Karya-karya :
·         Modul pengayaan UN (2016)
·         Guru Menyemai Benih Literasi (2016)
·         Ceu Entin (2016)
·         Antologi Puisi untuk Ayah  (2016)
·         Bibury Village (2017)
·         Boneka Kayu Atang (2017)



            

Senin, 21 Agustus 2017

NGEBLOG BERKARAKTER NASIONALISME


Narasumber Karim Suryadi

TENGGELAMKAN KONTEN NEGATIF DENGAN TULISAN BERKARAKTER

Perkembangan dunia teknologi sangatlah cepat. Dampaknya positif dan negatif. Namun, konten negatif lebih banyak menjadi ratu di dunia maya. Nah, untuk meminimalisir atau bahkan membunuh konten negatif tersebut diperlukan Conten Creator yang mampu menghasilkan tulisan-tulisan original, inspiratif dan bermanfaat bagi dunia. Di era dunia blog sekarang, maka sudah saatnya kita terjun di dunia ngeblog yang berkarakter.

Seperti apa sih ngeblog yang berkarakter itu ? Sesuai dengan isu tentang penguatan pendidikan karakter, maka tulisan-tulisan kita di dalam blog pribadi atau media lain harus mampu menjadi media untuk memperkuat karakter positif. Nasionalisme. Cinta Tanah Air. Gemar membaca dan lain sebagainya. Jangan sampai tulisan kita itu menjadi penyumbang runtuhnya moral ! Ah, kagak deh yang ini mah. 

Terkait dengan 72 tahun Indonesia Merdeka, ada isu penting yang bisa menjadi kekuatan tulisan kita di bulan Agustus ini. Marilah kita memperkokoh Kebhinekaan dalam Membangun Negeri. Keren gak tuh temanya ? Di tengah berbagai macam peristiwa yang sangat mengguncang dunia nasionalisme dan kebhinekaan. Inilah saatnya kita kembali pada esensi kebhinekaan itu. Menurut Prof Dr. Karim Suryadi, kebhinekaan atau keragaman di Indonesia itu memang terlahir sejak zaman dulu kala. Bukan suatu hal yang dibentuk secara disengaja. Oleh karena itu, kita harus menyadari dan menerima ini sebagai sebuah kekuatan bangsa. Bukan sebagai alat pemecah persatuan. Bangsa Indonesia itu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Inilah hal yang seharusnya menjadi kesadaran kita sebagai sebuah bangsa yang merdeka. 

Di sinilah peran kita sebagai blogger. Mari menyebarkan semangat nasionalisme di tengah kebhinekaan itu. Negara Indonesia memang satu, tetapi keberagaman budaya, adat, bahasa, karakter dan hal lain itu menjadi warna-warni indah yang menghiasi negeri di garis Khatulistiwa. Semangat nasionalisme takkan tumbuh begitu saja. Harus dikampanyekan. Harus ditumbuhkan. Harus dikembangkan. Harus disuburkan. Dengan tulisan-tulisan yang mengangkat berbagai macam hal terkait kebhinekaan di Indonesia, maka hal itu diharapkan bisa berkembang lebih baik di bumi pertiwi ini. 

Blogger, Peserta acara Kominfo: Flash Blogging
Kebhinekaan itu menjadi kekayaan bangsa Indonesia. Bisa menjadi sebuah prestasi dan kebanggaan bagi tanah air kita. Keunikan yang patut disyukuri oleh bangsa Indonesia. Jika semua warga negara Indonesia ini menyadari itu, maka kebhinekaan atau keragaman itu akan menjadi sebuah semangat yang mendunia. Kita memang diciptakan berbeda-beda, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Inilah esensi paling inti dari ngeblog berkarakter.. Duniakan Indonesia dengan keanekaragamannya. Makanan. Budaya. Bahasa. Obyek Wisata. Keanekaragaman hayati. dan juga keanekaragaman lain yang tersebar di bumi pertiwi, mulai dari Sabang sampai Merauke. Keberagaman itu sangat indah. Setuju, gak ?


Kebhinekaan atau keberagaman itu merupakan kekuatan dan kekayaan bangsa Indonesia. Dengan kebhinekaan, negeri kita menjadi semarak. Penuh warna. Tengok saja saat perayaan hari kemerdekaan, 17 Agustus lalu. Dengan berbagai macam pakaian adat yang dikenakan oleh para pejabat negara dan peserta betapa indahnya bangsa Indonesia. Upacara menjadi penuh warna dan menarik. Itulah salah satu contoh positif dari sebuah kebhinekaan. Hal itu juga bisa menjadi Proklamasi Kebhinekaan Indonesia pada dunia. 

Sebagai Conten Creator, inilah salah satu tugas penting para blogger. Memproklamasikan kebhinekaan itu menjadi lebih bermakna, lebih bermanfaat dan lebih membumi di tanah air Indonesia. Para blogger seharusnya menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Ngeblog berkarakter menjadi landasan utama dalam setiap pekerjaan menulis. Ngeblog berkarakter menjadi warna positif bagi dunia maya. Memberikan sebuah pencerahan. TULISAN YANG MAMPU MENENGGELAMKAN KONTEN NEGATIF.

Narasumber Enda Nasution

anggota komunitas KEB Bandung dan Blogger Bandung






Kamis, 17 Agustus 2017

TIGA TEMPAT IBADAH UNIK DI CIMAHI-BANDUNG

        
Mesjid Kapal Baros
Aih, kalau sudah acara jalan-jalan itu pasti hati ini super senang. Di atas kepalaku pasti muncul bintang-bintang dan lope-lope hehehe…. Yah, setelah sekian lama terjebak pada rutinitas yang menyita waktu. Akhirnya, Minggu, 6 Agustus 2017, aku dan teman-teman bisa jalan bareng lagi. Acara kali ini bergabung dengan komunitas Lembang Heritage yang digawangi Teh Malia Alibina dan komunitas Tjimahi Herritage yang diketuai oleh Kang Makhmud Mubarok.
            Ada tiga tempat yang kami datangi. Pertama, Pameran filateli dunia di Hotel Trans Luxury Hotel ( TSM ). Dua lokasi lainnya terletak di Cimahi, yaitu mesjid Kapal dan gereja Ignatius. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampau.
            Saat di TSM, kami melihat berbagai macam jenis perangko koleksi beberapa filatelis. Konon kabarnya, perangko-perangko itu juga dilombakan. Ada aneka gambar dan bentuk. Yang paling menarik dan kaya warna adalah perangko-perangko dari Indonesia, lho. Bangga deh jadinya. Ehm. Bocoran dari panitia, acara ini digelar tiap tahun. 
            Hmmm, tapi yang ingin saya abadikan dalam tulisan kali ini adalah tiga buah tempat ibadah yang unik. Ini yang paling menarik dari acara hari itu.
1.      Mesjid Kapal
Pertama kali mesjid ini mulai di kenal masyarakat sekitar dua tahun lalu. Bentuknya sangat unik, berupa sebuah kapal raksasa. Yup, selama ini, saya belum pernah melihat bentuk kapal seperti itu. Awalnya, tak percaya. Masa sih mesjid berbentuk kapal ? Bagaimana kita shalat ? Memang bisa yah ? Itulah beberapa pikiran yang terlintas di benak saat pertama kali mendengar informasi tentang mesjid unik ini.
Ini adalah kali kedua saya menyambanginya. Pertama kali hanya selintas saja. Meyakinkan diri bentuk mesjid yang benar-benar seperti sebuah kapal. Bayangan saya mah Titanic ( halah ini mah ngefans sama Leonardo de Caprio ).
Nah, pada kesempatan kedua kemarin. Terkuaklah kapal yang diwujudkan menjadi mesjid tersebut. Ternyata kapal yang menjadi mesjid tersebut adalah kapal Kerinci. Karena pemilik mesjid tersebut adalah kapten kapalnya, Pak Budiono alm.
Miniatur kapal Kerinci