Senin, 15 Desember 2014

ULEN INOVATIF



Adakah yang tahu arti kata ulen ? Orang Sunda pasti mengetahuinya, ya ! Ulen merupakan cemilan yang terbuat dari beras ketan putih. Makanan ini biasanya sering muncul pada saat lebaran. Setelah menikmati makanan yang bersantan dan kupat habis, ulenlah yang menjadi makanan berikutnya. Ulen ini biasanya disajikan bersama oreg atau kakaren makanan lebaran yang ditumis atau dicocolkan pada sambal oncom yang segar dan pedas. Anda jangan menyamakannya dengan ketan bakar yang sering menjadi sasaran wisatawan di Lembang, ya ! Ulen dan ketan bakar memang sama-sama terbuat dari beras ketan. Namun, ulen biasanya digoreng atau disangan. Ukurannyapun lebih kecil dan tidak sepadat ketan bakar. Selain itu, penyajiannyapun agak berbeda. Ketan bakar biasa disajikan bersama sambal oncom dan sangria kelapa berbumbu, sedangkan ulen dinikmati bersama sambal oncom, oreg atau dimakan tanpa pendamping apapun. Rasanya maknyus luar biasa !
            Berkat kunjungan pada laman kuliner cimahi di facebook, di sini  pada tahun ini, sekitar bulan Oktober, saya menemukan ulen yang berbeda dari biasanya. Ulen ini disajikan berbeda dari penampilan umum. Biasanya, ulen tanpa isi, kali ini ulen diberi isi. Mungkin terinspirasi dari cireng isi, ya Teh Reni ? Isinyapun sesuai selera modern, yaitu: keju, ayam pedas dan ayam original. Anda berminat ? Ulen ini ditawarkan dalam bentuk matang atau mentah. Harga perpaket dengan isi 10 biji kurang dari Rp 50.000,-. Rasanya mantap pool ! Legit dan gurih, apalagi dimakannya masih anget-anget. Isinya juga padat dan banyak. Berasa banget di lidah.Wow… rrruuuaaar biasa !  Anda pasti dijamin akan ketagihan. Makanan tradsional yang bersaing secara internasional. Salah satu karya inovasi anak muda Cimahi. Perlu diapresiasi !
Ulen ayam original
Ulen Keju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar