GREE ONE BERBAGI



Kasih ibu sepanjang zaman. Begitulah hubungan ideal antara sebuah sekolah dengan para siswa dan alumninya. Ada ikatan simbiosis mutualisma yang sangat kuat diantara mereka. Ada interaksi multiarah. Saling peduli, saling mendukung, saling membantu, saling mengembangkan satu sama lainnya. Banyak hal positif terjadi diantara mereka.

Alumni Gree One
Seperti itulah yang terjadi pada kami. Entah sejak kapan hal ini terjadi. Namun, seringkali kami bertemu, membuat acara dan menebarkan kepedulian pada sesama. Mulai dari acara reuni tiap angkatan, reuni akbar, acara amal, pentas seni, dan lain sebagainya. Sangat bervariasi. Kami tumbuh dan berkembang bersama.

GREE ONE BERBAGI
Sabtu, 19 Januari 2019, Gree One mengadakan kegiatan Tabligh Akbar Gree One: Indahnya Berbagi. Dipelopori oleh angkatan GO88. Satu kegiatan dengan berbagai acara. Mau tahu? Ini dia berbagai acara asyik yang terjadi di pertengahan bulan, mengawali nuansa tahun baru 2019. Acara berlangsung dari pagi hingga sore hari.

A.    Pemeriksaan Mata dan THT
Pagi itu, saya melihat banyak anak di lapangan sekolah. Berjalan mondar-mandir. Berombongan. Ada pula sepasukan anak yang dibariskan khusus. Mereka harus memegang bahu temannya. Setelah itu, dipandu menuju kelas bawah. Hati-hati menuruni tangga. Kemudian, mereka asyek bermain Games.

Games Bersama Anak Tunanetra
Oh, ternyata mereka akan mendapatkan pemeriksaan mata, telinga, hidung dan tenggorokan. Seorang berpakaian putih khas dokter, berlari ke luar sekolah. Tak lama membawa sesuatu masuk kelas. Anak-anak itu menempati empat ruang yang berbeda. Ruang tunggu. Ruang periksa mata dan tht. Juga ruang baca. Komunitas Hayu Maca menyediakan buku-buku yang bisa dibaca oleh mereka.

Anak-anak Asyik dengan Buku-buku dari Komunitas Hayu Maca
Bagi kalian yang suka membaca, bisa juga datang ke Taman Kartini Cimahi setiap Minggu pagi. Komunitas Hayu Maca buka lapak rutin di sana. Banyak acara seru.
Sebanyak 500 anak mendapat kesempatan periksa mata dan THT secara gratis. Pemeriksaan itu dilakukan oleh alumni Gree One yang berprofesi sebagai dokter dan dibantu oleh teman-teman seprofesinya. Seru deh.

Suasana Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan THT

                                     
Tim Dokter

 Anak-anak tersebut berasal dari beberapa panti yang selama ini menjalin kerjasama. Mereka adalah:
a.       Yayasan Titipan Anak Bangsa (Tunanetra) = jumlah anak: 41 orang
b.       Insan Kamil                                                     = jumlah anak: 57 orang
c.        Darul Husna                                                     = jumlah anak: 35 orang
d.       Ikbal                                                                 = jumlah anak: 50 orang
e.        Al Badru                                                           = jumlah anak: 42 orang
f.        Yayasan Bunga Bangsa                                  = jumlah anak: … orang
g.       Asalam                                                              = jumlah anak: 35 orang
h.       Baitirahman                                                     = jumlah anak: 50 orang
i.         Anak Sholeh                                                     =  jumlah anak: 57 orang
j.        Ihsan                                                               = jumlah anak: 25 orang
k.       Dulur Salembur                                               =  jumlah anak: 61 orang

B.     Tabligh Akbar

Ustad Aam Memberikan Tausiah di Hadapan Alumni Gree One
Acara puncak hari itu adalah Tabligh Akbar yang menghadirkan ustad kondang Aam Amiruddin sekitar pukul 10. Kurang lebih selama 30 menit, beliau memaparkan cara mendapatkan kebahagiaan.
Jika kita ingin merasa berbahagia, maka bisa melakukan 3 ( tiga ) hal berikut ini:
a.       Ikhlas
b.      Sabar
c.       Berbagi
Acara Tabligh Akbar ini merupakan program lanjutan pembangunan mesjid sekolah, Al Alim. Mesjid yang dibangun atas partisipasi orang tua dan alumni ini dapat selesai dalam waktu yang relatif singkat. Para alumni dari seluruh angkatan bahu-membahu menyelesaikan pembangunan mesjid yang sempat tertunda karena keterbatasan dana.
Di bawah komando alumni yang menjadi arsiteknya, Heni maka mesjid ini pada akhirnya bisa berdiri gagah. Kami bisa kembali menjalankan rutinitas beribadah tanpa harus keluar sekolah. Kami juga bisa kembali melakukan kegiatan pembiasaan keagamaan, seperti shalat Jumat dan keputrian.


C.    Music Charity
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peduli terhadap musibah Tanjung Lesung Banten. Bukan hanya grup musik Seventeen yang menjadi korban. Keluarga besar Gree One juga ikut berduka, karena ada satu keluarga alumni yang menjadi korban musibah ini. Keluarga dr Irma, angkatan 93. Beliau, suami dan anak bungsunya ikut tewas tersapu air pasang. Tinggal dua orang anaknya yang bisa selamat.

D.    Bazaar

Foodtruck

Barisan Stand Bazar

Di arena atau lapang basket sekolah, sejak pagi juga sudah digelar bazaar. Berbagai macam makanan dan minuman ada di sini. Roti, nasi liar, puding, pempek, baso tahu, kopi, thai tea. De El Ellah hehehe…. Yang menarik perhatian saya adalah mager. Minuman segar yang berupa campuran buah mangga, jeruk dan agar-agar. Saya suka nih. Bikin badan fresh. Harganya sekitar Rp 15.000,- per botol. Selain makanan dan miuman, ada juga baju batik dan minyak kultus.
Bazar ini rutin digelar oleh IKA Gree One sebagai upaya pemberdayaan alumni yang memiliki usaha.  

Pak Ajay, Walikota Cimahi Meninjau Stand Kopi

SINERGI SEKOLAH DAN ALUMNI
                        Acara Gree One Berbagi merupakan sebuah konsep sinergi antara sekolah dan para alumninya. Menurutku, ini sangat penting dan sangat bermanfaat untuk sekolah tersebut. Inilah salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjalankan peran pendidikan. Sekolah dan Pemerintah tidak bisa sepenuhnya melaksanakan operasional sekolah secara menyeluruh. Perlu kerja sama antara orang tua siswa, alumni dan masyarakat luas.
            Sekolah sebaiknya bisa menghasilkan lulusan yang memiliki kepedulian terhadap almamaternya. Bisa memberdayakan diri. Dengan demikian, sekolah bisa menjalin kerjasama dengan alumni dalam melaksanakan programnya. Bahkan, mungkin bisa juga membuat program bersama demi kemajuan sekolahnya. Silih asah. Silih asuh. Silih asih. Inilah salah satu kunci keberhasilan pendidikan,

Sumber Foto:
1. Seno
2. Dokumen Pribadi

Tidak ada komentar