Berbagi Praktik Baik: Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia

 

Halo Sobat yayuarundina.com, kali ini kita berbagi praktik baik, yuk! Saat ini, sepertinya demam Podcast, talk show menghampiriku. Aku bawa itu ke dunia kelas. Jadilah, Berbagi Praktik Baik: Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia di kelasku.


Belajar Bahasa Indonesia
Mari Belajar Bahasa Indonesia


Belajar Teks Inspirasi

Materi yang menjadi pembahasan di awal semester genap ini, untuk kelas Sembilan adalah Teks Inspirasi. Sesuai namanya, gak seru dong kalau belajarnya penuh teori.

Dalam Teks Inspirasi, yang paling penting adalah para siswa mendapatkan insight baru. Semangat, inspirasi, ide baru, atau apapun namanya untuk menjadi individu yang lebih baik. Mampu menjalani kehidupannya lebih bermakna dari sebelumnya.

Oleh karena itu, Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia menjadi metode yang paling tepat. Membahas dan menggali isu-isu kekinian yang sesuai dengan dunia remaja.

Kegiatan Pendahuluan

Untuk bisa Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia, ada dua hal penting yang harus dilakukan oleh siswa, yaitu:

1.    1.  Membaca sebuah tulisan secara komprehensif

2.     2. Membuat catatan kecil

 

Sebelumnya, guru mencari bahan bacaan yang menginspirasi dan sesuai dengan dunia remaja. Lalu, bacaan itu diberikan kepada siswa untuk dipelajari terlebih dahulu.

Kali ini, aku membagikan empat buah tulisan yang berasal dari Alonesia. Tulisannya tentang Laura Anna, Danar X Factor, Tiga Anak Muda Bandung Juara Dunia Video Mapping, dan Rewind Indonesia. Ini adalah tulisanku sendiri untuk Alonesia.

 

Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia

Saat membuat tulisan ini, keempat tulisan itu memiliki isu yang menarik dan sesuai dengan dunia remaja. Masalah pacaran, pembullyan atau perundungan dan dunia kreatif.

Saat awal pembelajaran, siswa bisa memilih dan menentukan sendiri bacaan mana yang akan dibahas. Kesepakatan kelas. Jadinya, tiap kelas membahas isu yang berbeda-beda. Namun, akhirnya semua kelas wajib membahas keempat isu/ bacaan tersebut.

Para siswa diberi kebebasan untuk berpendapat, mengeluarkan unek-uneknya, curhat, berdiskusi, debat, sharing atau kegiatan berbicara lainnya terkait isu tersebut. Inilah esensi dari Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia.

Pacaran Ala Laura Anna

Baca Juga: https://www.alonesia.com/entertainment/pr-1912175818/laura-anna-membiru-sebelum-meninggal-dunia-ini-dia-sebabnya

Selalu seru kalau membahas masalah pacaran. Ada suka dan dukanya. Bisa berbicara bebas tentang pacaran sehat dan tidak sehat.

Siapakah yang Bucin alias jadi budak cinta? Mo ngasiin kartu Atm untuk dipakai pacarmu seperti Laura Ana?


laura anna
Laura Anna Saat Podcast Bersama Dedy Corbuzier


Kamu setuju pacaran? Silakan tanyakan pada hatimu, orang tuamu, dan kesiapanmu masing-masing.

Isu baru yang muncul adalah pacaran virtual dan kawin kontrak? Bagaimana pendapat kalian? Adakah yang mengetahui atau bahkan mengalami hal ini secara langsung?

Pembullyan Danar Widianto X Factor

Baca Juga: https://www.alonesia.com/entertainment/pr-1912180633/dulu-dibully-danar-widianto-balas-dendam-di-x-factor-indonesia-2021

Mengapa kita dibully? Pasti ada hal yang salah dalam diri kita. Atau ada hal yang menarik, sehingga kita menjadi perhatian orang lain?

Bagaimana Danar menyikapi pembullyan atau perundungan yang dialaminya.

“Aku tak akan mati karena dibully!”

Quotes yang menarik dan bisa jadi penyemangat buat mereka yang mengalami perundungan di sekolah. Bangkit dan lawan dengan kreatifitas!

Menarik juga membahas lirik lagu Dulu karya  Danar Widianto.  Lagu yang terinspirasi dari pengalaman perundungan tersebut.

 

Dunia Kreatif Dalam Rewind dan Video Mapping

Baca Juga: https://www.alonesia.com/entertainment/pr-1912342355/rewind-indonesia-2021-kaleidoskop-ala-para-content-creator-capai-jutaan-viewers

Baca Juga: https://www.alonesia.com/nasional/pr-1912187242/tiga-anak-muda-bandung-berjaya-di-tokyo-juara-video-mapping-tingkat-dunia

Dunia kreatif sepertinya menjadi kebutuhan khusus di era digital ini.

Kreatifitas bisa jadi modal untuk mendapatkan cuan, seperti menjadi conten creator (konten kreator), youtuber dan sebagainya. Tertarik bekerja di dunia kreatif?

Luar biasa, para siswa ternyata mengenali tokoh-tokoh yang terlibat dalam pembuatan Rewind Indonesia. Ada youtuber, gamers, influencer, dan sebagainya. Pengetahuan yang tak diperolehnya dari bangku sekolah. Diam-diam mereka belajar dari dunia nyata.

Bersyukur mereka mengidolakan Jerome Polin yang suka dengan Matematika dan mendapat beasiswa kuliah di Jepang. Adakah yang ingin mengikuti jejaknya? Adakah yang ingin menjadi gamers?

Kebanggaan khusus saat orang Bandung jadi juara dunia di bidang Video Mapping. Ada yang mau jadi juara dunia juga? Prestasi apalagi yang diraih Indonesia saat memenangkan juara dunia?

 

Tips Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia

Kita bisa bebas menentukan bahan obrolan. Tergantung situasi, kondisi, pengalaman, pemahaman, pengetahuan dan pendalaman siswa pada bacaan.

Semakin kreatif siswa melebarkan isu, obrolan akan jadi sangat menarik, menghibur dan bernilai. Inilah konsep Merdeka Belajar, bukan?

Guru bisa memancing isu baru dengan pertanyaan saat obrolan terhenti. Guru juga bebas menentukan batas akhir obrolan ini. Bisa membuat kesepakatan dengan siswa.

Aspek Penilaian Pembelajaran

Aspek penilaian yang dilakukan dalam proses Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia ini adalah:

1.     1. Kemampuan berbicara

2.     2. Kemampuan mengembangkan ide/ literasi

3.     3. Keberanian berpendapat

4.     4. Menghargai pendapat orang lain

5.     5. Pengetahuan tentang isu yang berkembang

Apa Usulanmu Untuk Hambatan Belajar Ini?

Dalam proses mempelajari teks inspirasi dalam bentuk Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia ini, ada beberapa kendala yang muncul.

Kendala-kendala tersebut adalah:

1.    1.  Sebagian siswa yang pasif, tidak berbicara

2.     2. Selalu lupa membaca dan mempelajari teks terlebih dahulu, walau pembelajaran sudah berlangsung sekian pertemuan

3.    3.  Ada kesenjangan nilai dasar (keaktifan) antara siswa yang aktif dan pasif dalam berpendapat/ berbicara

4.    4.  Ada kejenuhan, jika pengembangan topik tidak menarik

5.    5.  Kemampuan literasi yang masih dangkal, malas mencari sumber lain atau minimal sumber asli tulisan.

6.     6.  Siswa menanyakan opini/ sikap guru tentang isu tertentu, siapkah? Seru juga tapinya hehehe….

Nah, Sobat yayuarundina.com, itulah salah satu praktik baikku dalam mengajarkan materi teks inspirasi di kelas sembilan. Beberapa pertemuan Ngobrol Cantik Saat Belajar Bahasa Indonesia dalam mengembangkan isu dari bacaan. Mengembangkan kemampuan literasi baca tulis. Satu isu atau bacaan sekitar 2-3 pertemuan.

Sampai jumpa ya di tulisan lainnya. Mungkin praktik baik berikutnya. Ditunggu usulan-usulan untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran teks inspirasi ini. Silakan tulis, di kolom komentar ya.

Salam Merdeka Belajar!

Sampai jumpa lagi!

 

 

2 komentar