Jumat, 08 Desember 2017

SUKSES MENULIS PTK

Buku Pengayaan bahasa Indonesia dari PTK


Tantangan guru zaman now adalah melakukan dan menulis Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. Namun, menulis karya tulis ilmiah tersebut ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak aral merintang yang menghadang. Halangan yang membuat kita mandeg atau bahkan tak bisa menghasilkan PTK satupun. Padahal, PTK ini menjadi salah satu syarat untuk kenaikan pangkat. Setiap golongan memiliki jumlah PTK yang berbeda sebagai syarat kelulusannya.
Sebagai guru professional, kita memang harus bisa menaklukkan halangan-halangan tersebut. Guru harus mampu menulis PTK, minimal satu selama masa karirnya. Ini mengikuti petuah Asma Nadia, agar kita bisa menulis minimal satu buku selama hidup sebagai kenang-kenangan.
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang
MakaGuru wafat meninggalkan karya, berupa ( PTK ).

PTK yang pernah kebuat

Tips Sukses Menulis PTK
Untuk menghasilkan sebuah karya PTK ( Penelitian Tindakan Kelas ), ada beberapa tips yang bisa kita lakukan. Tips-tips tersebut adalah :
1.   Niat
Segala sesuatu yang berhasil berawal dari niat. Begitupun dengan menulis PTK. Mulai dari sekarang kita niatkan untuk menulis PTK demi perbaikan kualitas pembelajaran dan kemajuan dunia pendidikan Indonesia.
Niat menjadi pendobrak utama dan pertama untuk memecahkan belenggu yang menghalangi kita membuat PTK. Menyingkirkan rasa malas yang sering mengikat kita dengan erat. Mematahkan kendala tak punya waktu untuk menulis, dan sejuta alasan lainnya.

2.   Buka mata Buka Telinga Buka hati
Seperti dulu ketika kita membuat skripsi, bingung akan menulis tentang apa ? Masalahnya apa ?
Nah untuk mengikis habis kendala itu, mulai dari sekarang kita harus Buka Mata, Buka Telinga, Buka Hati. Masa ? Yup. Betul sekali. Penelitian Tindakan kelas itu dilakukan dalam proses belajar mengajar. Masalahnyapun tak lepas dari kegiatan PBM tersebut.
Dengan membuka mata, membuka telinga dan membuka hati kitapun akan sangat peka. Masalah apa yang dihadapi siswa ? Kendala apa yang kita dapatkan dalam melaksanakan PBM ? KD apa yang sulit ? Materi apa yang tidak mencapai nilai maksimal ?

3.   Cintai Ilmu
Tak kenal maka tak sayang. Cinta ilmu adalah landasan dari suatu kegiatan ilmiah. Kita melakukan penelitian, karena ingin mengembangkan ilmu yang kita kuasai. Ilmu pendidikan ataupun berbagai macam ilmu terkait dengan mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, IPS, Matematika, IPA, PPKN, BP, Prakarya, SBK, dan sebagainya.

4.   Belajar dan Baca Terus
Inilah modal konkrit untuk melakukan dan menulis Penelitian Tindakan Kelas. Kalau istilah Pak Muslihudin, untuk membuat PTK, kita butuh obat untuk mengatasi penyakit yang ada di kelas.  Obat ini akan didapatkan dengan banyak belajar dan membaca.
        Obat itu bisa berupa model-model pembelajaran, media pembelajaran, metode dan teknik, pendekatan dan sebagainya. Dengan demikian, sangatlah jelas mengapa kita harus banyak belajar dan membaca, betul ? Pak Muslihudin, dari LPMP menyarankan 5 buku untuk daftar pustaka dalam PTK kita.

5.   Ikuti Sistematika Formal yang telah ditetapkan ( LPMP )
Dari hasil workshop PTK hari ini, dengan narasumber Pak Nurudin dari Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Pak Muslihudin dari LPMP, inilah sistematika Formal PTK yang menjadi acuan penilaian mereka.
A.    Bagian Awal
1.     Halaman judul
2.     Halaman pengesahan
3.     Abstrak
4.     Kata Pengantar
5.     Daftar Isi
6.     Daftar tabel
7.     Daftar gambar

B.     Bagian Inti
Bab I Pendahuluan
1.     Latar belakang
2.     Rumusan Masalah
3.     Tujuan
4.     Manfaat
5.     Sistematika
Bab II Tinjauan Pustaka
1.     Landasan teori dan konsep
2.     Penelitian terdahulu
Bab III Metodologi
1.     Desain penelitian
2.     Subjek penelitia
3.     Metode dan teknik
4.     Jadwal penelitian
5.     Kisi-kisi instrumen penelitian
6.     Prosedur penelitian
a.     Langkah-langkah pengumpulan dan analisis data
b.     Teknik yang digunakan
7.     Prosedur pengolahan data
a.     Langkah-langkah
b.     Teknik yang digunakan
Bab IV Hasil Penelitian dan pembahasan
a.     Hasil penelitian
b.     Pembahasan

Bab V Kesimpulan dan saran
a.     Kesimpulan
b.     Saran
C.    Bagian Penunjang
a.     Daftar Pustaka ( minimal/ cukup 5 buku )
b.     Lampiran:
-      Surat izin penelitian ( ditandatangi kepala sekolah, titimangsa awal semester )
-      Surat pernyataan melaksanakan penelitian (ditandatangani kepala sekolah, titimangsa akhir semester )
-      SK pembagian tugas mengajar
-      Surat pernyataan kepala sekolah melakukan bimbingan
-      RPP siklus 1 dan 2
-      Alat soal/ uji kompetensi yang digunakan dalam siklus 1 dan 2
-      Data hasil lembar observasi aktivitas guru pada siklus 1 dari observer ( asli )
-      Data keaktifan siswa pada siklus 1
-      Daftar hadir (ditandatangani guru dan diketahui kepala sekolah )
-      Hasil uji kompetensi/ulangan/hasil kerja anak ( sudah diperiksa dan dinilai oleh guru )
-      Biodata peneliti
-      Biodata observer
-      Foto-foto kegiatan pada saat prasiklus, siklus 1, siklus 2 ( berwarna )

6.   Ikut Workshop dan Bimbingan Khusus
Banyak lembaga yang sering mengadakan workshop PTK, misalnya: IGI, MGMP, sekolah atau bahkan probadi. Tinggal dipilih dan dicarai waktu yang cocok.

Seluk-Beluk PTK
1.     Merumuskan Judul
a. Judul ditulis maksimal sebanyak 15 kata.
b. Jika lebih jadikan sebagai anak judul
c. mengandung masalah (penyakit) dan solusi (obat)
d. spesifik

Contoh :
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MATERI PERSAMAAN GARIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DI KELAS 8A
( PTK Pada Mata Pelajaran Matematika di SMPN I Cimahi Semester Gasal Tahun Pelajaran 2018/2019 )
2.     Merumuskan latar Belakang
a.     ( alinea 1 ): kondisi ideal berdasalandasan yuridis formal ( bisa mencantumkan USPN, Permen, UU, Al Quran…. )
b.     Kondisi masalah berdasarkan data, fakta yang ada di kelas atau secara teoritis
c.     Kondisi empiric/ masalah actual di kelas atau sekolah terkait
d.     Gap/ kesenjangan antara teori dan kenyataan
e.     Uraikan obat dan penyakitnya
f.      Arahkan ke judul

3.     Membuat Rumusan Masalah
a.      Apa
b.      Bagaimana
c.      Seberapa besar

4.     Merumuskan Tujuan
 3 masalah = 3 tujuan

5.     Merumuskan Kesimpulan
Sesuaikan dengan rumusan masalah. Bagaimanakah hasil penelitian itu terkait dengan masalah-masalah yang telah kita rumuskan sebelumnya ?


Demikianlah panduan singkat tentang sukses menulis PTK. Semakin sering menulis, maka keterampilan meramu PTK akan semakin lancar dan berkualitas.

Dari PTK ini, kita bisa mengubahnya menjadi buku pengayaan. 

Judul PTK : Pemanfaatan Facebook sebagai Media untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Siswa Kelas VII dan VIII SMPN I Cimahi Tahun Pelajaran 2015/2016

Judul Buku : Transformasi Media Sosial ke Bahasa Indonesia

 Selamat berkarya !

coba cari di Scoop yah

9 komentar:

  1. Balasan
    1. Tos kapaksa mah sagala tiasa geura

      Hapus
  2. Wah kereen Bu Guru Zaman now! Semangatttt

    BalasHapus
  3. Sehat terus Ibu guru, biar bisa menngajar banyak generasi bangsa :D

    BalasHapus
  4. Wah ini mah bu guru keren...((Folbek yaak xixixi ))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pan harus jadi guru profesional 😄😍 hahaha....

      Hapus