Rabu, 11 April 2018

REVIEW FILM DANUR 2: Kenekadan Seorang Prilly Latuconsina


                  
Berani gak nontonnya
                   Ada yang takut nonton film ini ? Kalahkan takutmu demi melihat adu akting antara Bucek, Sophia Latjuba dan Prilly Latuconsina. Apa hubungan antara ketiganya ? Kalau seorang Prilly tak mampu berbuat nekad, entah bagaimana nasib Bucek dan Sophia Latjuba.

Cakep-cakep nih para pemainnya
                Film ini tak menakutkan, lho, bahkan hantunya terkesan seperti boneka berwajah putih.  Dalam budaya masyarakat Indonesia, hal yang terjadi dalam film ini sudah biasa. Demikian juga dengan mitos yang ada di dalamnya. Mau tahu ? Lihat aza sendiri hehehe…
Latar tunggal yang digunakan mampu memfokuskan cerita, walaupun kita disuguhi teka-teki suatu kejadian. Alur maju yang disisipi flashback mampu membuat kita berpikir: apa yang sebenarnya terjadi ? Mengapa seperti itu ? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mampu membuat kita bertahan sampai akhir. Penasaran dengan nasib sang tokoh utama.
Menurut saya, Danur 2: Maddah cukup menghibur walaupun berjenis film horror. Adrenalin kita tak dipacu sangat hebat, sehingga kita sangat santai menikmati kepingan-kepingan ceritanya. Kesederhanaan dalam film ini sepertinya menambah greget cerita. Sederhana dari segi latar, penokohan, mungkin juga property, penataan cahaya dan kosmetik.
Persahabatan antara manusia indigo dengan para hantu ternyata memiliki keuntungan tersendiri, walau tak seratus persen memberikan solusi.  Tetap sang manusia dengan kelengkapan akal pikirannyalah yang wajib mencari jalan keluar untuk lepas dari masalah. Berbahayakah masalah yang terjadi dalam film ini ? Makanya tonton deh filmnya biar gak penasaran. Dijamin enjoy hahaha….

Beneran happy ini mah
Itulah rejeki yang saya dapatkan saat nobar dalam rangka ulang tahun Pegadaian. Kini, di usianya yang ke-117. Tema ulang tahun yang diusung untuk tahun 2018 adalah Literation Fair. Berbagai acara dilakukan, salah satunya adalah nonton bareng film Danur 2: Maddah.

Nobar dan diskusi

aneka acara Literation Fair 2018
Pegadaian semakin memperkuat diri dengan aplikasi digital. Memberikan berbagai macam kemudahan untuk berbagai transaksi. Tinggal unduh saja di Playstore. Tampaknya Pegadaian tak mau ketinggalan zaman. Tetap berbenah dan terus maju seiring dengan perkembangan zaman. Tetap rendah hati untuk bisa tembus ke berbagai lapisan masyarakat. Tetap menciptakan inovasi dan program unggulan agar tetap dicintai para konsumen atau nasabahnya. Tabungan emas masih menjadi primadona untuk mengubah karakter masyarakat yang konsumtif menjadi investor. Cerdas financial. Program ini sangat mendukung kesehatan keuangan masyarakat Indonesia. Hemat pangkal kaya.

Aplikasi Pegadaian Digital
Kejutan yang menyenangkan dan juga menakutkan bagi sebagian orang adalah penampilan costplay beberapa hantu di sepanjang jalan keluar. Benar-benar kejutan yang tak terduga. Belokan-belokan menjadi tempat strategis untuk membuat kami tertawa-tawa, menjerit-jerit, dan bahkan histeris. Suasana sehabis nonton film horror berbaur dengan kostum putih khas pocong dengan balutan tata rias yang berbeda. Benar-benar surprise!

siapa mereka ?
Terima kasih Pegadaian. Semoga selamanya jaya, maju dan sukses!
Kami tetap menanti program-program inovatifnya di masa depan.
Happy besdey. Wish you all the best

Sumber gambar film Danur 2: Google ( Maaafff linknya gak kecatet )

14 komentar:

  1. Wah seru banget nobar film hohor, saya mah belum baca dan nonton cz borangan teh heheheh

    BalasHapus
  2. Kebayang kagetnya waktu lihat penampilan costplay beberapa hantu disepanjang jalan keluar, hihihi...kaget, takut tapi ingin ketawa juga ya...
    Terus terang saya gak begitu suka film horor, suka kebayang-bayang aja..hihihi

    BalasHapus
  3. Wasuh Danur. Gak berani nonton di Bioskop saya mah. Dijamin gakkan bisa Bobo. Tapi, penasaran sih abis baca tupisan ini. Wkwkwk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar didatengin sama elizabeth kalo gak nonton mah 😄

      Hapus
  4. Ampooon teh yayu, kalo pelem horor aku angkat tangan. Kemaren nganter olive aja pas nobar Dannur2 ma temen2nya, mamake mojok ngopi ajah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngopinya bareng uncle Ahmad dan Elizabeth geura, makin nikmat tuh 😅

      Hapus
  5. Wah, asyik bener bisa nonton film horor sekalian nonton cosplay juga Teeeh.

    Tapi akutu anaknya cemen banget kalo disuruh nonton horor hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang ini mah gak nyeremin. Sueeer

      Hapus
  6. Persahabatan seorang indigo dengan para hantu.. jadi inget tulisan si sulung di seri fantasteen... Sejujurnya aku rada gak suka sama film horor, tapi penasaran sama alur ceritanya hehe..

    BalasHapus