MAUT JEMPUT VANESHA ANGEL DAN BIBI, COBAAN UNTUK GALA

 

Halo Sobat yayuarundina.com, berita duka tentang Vanesha Angel dan suaminya, Bibi Andriansyah mewarnai dunia kita. Mereka mengalami kecelakaan di jalan tol Nganjuk dalam perjalanan ke Surabaya. Vanesha dan Bibi meninggal di tempat kejadian. Sedangkan anaknya, Gala, pengasuhnya dan supir mereka hanya mengalami luka-luka. Begitu tragis. Sehingga, aku ingin membuat tulisan berjudul Maut Jemput Vanesha Angel dan Bibi, Cobaan untuk Gala.

 

Vanesha angel
Vanesha Angel, Bibi dan Gala

 

Cobaan untuk Gala

Anak tunggal Vanesha Angel dan Febri Andriansyah kini sebatang kara. Siapakah yang hatinya tidak merasa sedih? Aku pun ikut termehek-mehek ketika membaca judul Gala memanggil-manggil mamanya.

Gala Sky Andriansyah ini mungkin bisa merasakan ibunya, Vanesha Angel telah tiada. Saat terluka atau sakit, seorang anak akan selalu membutuhkan ibunya. Kasih sayangnya. Belaian sayangnya. Kata-kata manisnya. Ah, segalanya deh. Apapun yang ibu berikan akan mampu mengurangi rasa sakit kita.

Inilah cobaan terberat untuk anak berusia 15 bulan itu. Adakah yang bisa tegar melihat kenyataan tersebut? Aku kayaknya akan melipir untuk menangis sepuas-puasnya. Tangisan maksimal.

 Baca Juga: https://www.yayuarundina.com/2020/03/belajar-dari-kematian-ashraf-sinclair.html

Pola Asuh Menentukan Masa Depan Gala

Siapakah yang akan mengasuh Gala? Kakek, Nenek, Tante, atau sahabat-sahabat orang tuanya? Beruntunglah Gala, masih banyak orang yang memberikan perhatian terhadap kehidupannya. Termasuk Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa. Beliau ini adalah sahabat orang tuanya. Vanesha Angel dan Bibi Andriansah.

Tom berkata,”Saya akan mengawal Gala sampai mandiri dan sukses menjadi pengusaha. Masalah yang mengasuh tergantung pada keluarga.” Padahal netizen berharap Tom membesarkan Gala. Demikian kutipan dari Detik.com.

Akankah Gala menjadi orang sukses sepeninggal ayah ibunya, Bibi dan Vanesha Angel? Semua tergantung pada pola asuh yang akan diterimanya kemudian.

 

gala sky andriansah
Gala, anak Vanesha Angel dan Bibi

 

Bagaimana Masa Depan Gala?

Hal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah kondisi fisik dan psikis Gala. Semoga benar adanya Gala hanya mengalami luka di pelipisnya. Tak ada luka dalam yang parah.

Setiap ada yang meninggal, biasanya kita akan merasakan kesedihan yang luar biasa. Hidup terasa gamang. Bahkan sampai kesulitan ekonomi. Kompleks memang masalah yang kita hadapi pasca kematian seseorang, terutama keluarga inti kita.

    Baca Juga:  https://www.yayuarundina.com/2016/03/belajar-kanker-dari-mamah.html

Apakah anak seusia Gala dan Gala juga bisa merasakan hal yang sama? Apakah Gala mengalami kesedihan luar biasa pasca tragedi tragis tersebut? Apakah Gala mampu menangkap momen mengerikan itu? Apakah dia akan mengalami trauma? Bisakah dia melupakannya?

Saya serahkan deh masalah tersebut pada ahlinya. Psikolog anak. Ada baiknya juga Gala dibawa ke psikolog anak. Semoga kondisi psikis Gala sekuat fisiknya.

Kondisi psikis ini bisa jadi faktor penting dalam hidup Gala di masa depan. Sakit psikis tak terlihat, tapi akibatnya sangat luar biasa. Bisa merusak masa depan seseorang. Merusak masa depan Gala sendiri.

Ayo, Mas Tom dan Tante Fuji, periksakan kondisi psikis Gala juga, ya! Please!

Beberapa Pola Asuh untuk Gala

Ini beberapa prediksi pola asuh yang bisa membentuk masa depan Gala.

1.      Nyaah Dulang

Nyaah dulang merupakan istilah bahasa Sunda. Pola pengasuhan seperti ini biasanya dilakukan atas nama kasih sayang (nyaah). Apapun yang diminta anak akan dikabulkan, walaupun dampaknya negatif.

Kondisi Gala yang ditinggalkan oleh orang tuanya secara tragis bisa memicu pola pengasuhan Nyaah Dulang ini. Keluarga akan merasa kasihan kalau permintaan Gala tidak dikabulkan. Muncul perasaan tak tega. “Karunya budak yatim!” Sering muncul bahasa seperti itu. “Kasihan anak yatim!”

Contoh nyata misalnya walau sudah banyak jajan, sudah banyak makanan di rumah, Gala minta jajan lagi, pasti akan dikabulkan. Jajanan tersebut dibiarkan mubazir. Hal sepele seperti ini akan terjadi secara terus-menerus. Bahkan Gala akan mengamuk, jika permintaannya tak dituruti.

Kondisi seperti itu mungkin saja terjadi. Seringkali tidak bisa dihindari secara sadar. Keluarga akan melakukannya lagi dan lagi. Tentu bukan sekedar masalah jajan. Masih banyak aspek lainnya.

Nyaah dulang biasanya membawa anak jadi tidak tahu aturan. Egois. Keras kepala. Sering mengamuk. Anak jadi sering menjengkelkan. Lama-lama, keluarga akan kewalahan sendiri dengan hasil pola asuh ini.

 

2.      Bergelimang Harta

Pola asuh dengan bergelimang harta ini identik dengan pemenuhan kebutuhan hidup anak yang serba berkecukupan. Sangat mudah diperoleh. Anak bisa membeli barang-barang bermerk dengan harga sangat mahal. Anak bisa merayakan pesta ulang tahun dengan glamour atau sangat mewah.

Anak tak pernah berjuang untuk mendapatkan sesuatu. Anak tak pernah menabung untuk membeli sesuatu. Setiap ada keinginan, selalu bisa beli saat itu juga. Selesai. Beres deh.

Dampak dari pola pengasuhan seperti ini biasanya anak menjadi sombong. Tidak punya rasa empati dan simpati. Tidak punya daya juang. Manja berlebihan. Tidak bisa hidup susah. Sering merendahkan orang lain. Bisa jadi gemar merundungi ( bullying) temannya.

 

3.      Pola Asuh Ideal

Pola pengasuhan yang ideal memang tidak ada konsep dan cara yang baku. Pola pengasuhan ini bertujuan untuk menjadikan anak bisa hidup secara layak lahir dan batin. Bisa membiayai minimal hidupnya sendiri atau keluarganya. Syukur-syukur juga bisa bermanfaat untuk orang lain.

Suatu saat kelak, anak harus bisa hidup sendiri. Tidak menjadi beban keluarga atau orang lain. Punya target,  misi,  visi, dan cita-cita hidupnya secara jelas. Punya pekerjaan yang bagus dan halal.

Anak punya rencana masa depan yang bisa dilakukannya dan mampu menjamin kesuksesan hidup dirinya, keluarga atau orang lain. Ketika keluarga yang membesarkannya sudah sepuh atau tua, atau bahkan meninggal dunia, anak bisa mengambil alih tanggung jawab. Bisa bekerja secara mandiri. Syukur-syukur bisa berbakti pada keluarganya.

Pola pengasuhan ideal biasanya akan mengembangkan pembiasaan-pembiasaan yang positif. Hal-hal apa yang bisa membuat anak hidup sukses di kemudian hari? Hal-hal tersebut tentu harus dibentuk , diajarkan, dilatihkan, dan dibiasakan sejak dini.

Anak dibiasakan menabung. Dilatih bekerja cerdas. Dibiasakan untuk mendapatkan sesuatu dengan usaha. Diajarkan tangung jawab, religius dan sebagainya. Setiap keluarga pasti memiliki pola atau target masing-masing.

Pola asuh ideal ini diharapkan mampu menghasilkan generasi yang beriman, cerdas, sehat lahir batin, bermanfaat untuk dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Memiliki kehidupan yang layak. Bisa hidup sukses dan makmur.

 

Pola Pengasuhan Mana yang Tepat untuk Gala?

Tentu saja kita berharap, Gala mendapatkan pola pengasuhan yang ideal. Keluarga diharapkan mampu menyingkirkan perasaan sentimental agar bisa bertindak secara bijak dan mendidik.

Om Tom, Crazy Rich Surabaya diharapkan mampu menularkan mental pengusaha yang sukses. Mampu memberikan pendidikan yang tepat agar kelak, Gala bisa menjadi pengusaha yang sukses dan mandiri.

Saat ini, kita berdoa agar keluarga Vanesha Angel dan Bibi bisa tabah, sabar, ikhlas menerima musibah ini. Bisa segera pulih kondisi emosinya. Bisa cepat move on dari tragedi ini. Juga bisa memberikan pendidikan terbaik untuk Gala, anak semata wayang artis Vanesha Angel dan Bibi.

 

Nah, Sobat yayuarundina.com, musibah memang menjadi bagian dari perjalanan hidup manusia. Kita akan selalu dihadapkan pada takdir baik dan buruk. Marilah kita menerima semua takdir ini dengan segala sikap terbaik kita! Kepasrahan yang luar biasa agar terasa ringan di hati. Semoga ada hikmah untuk kita semua dari setiap kejadian.

 

Sampai di sini cerita tentang Gala. Semoga kamu menjadi anak soleh ya, Nak. Tetap semangat. Keep smile, happy and healthy! Salam

 

Sampai jumpa


 

Sumber Foto

 https://www.liputan6.com/showbiz/read/4312371/vanessa-angel-tak-sabar-ingin-punya-anak-lagi

  https://www.haibunda.com/parenting/20200731180045-63-154618/gemas-7-foto-gala-sky-anak-vanessa-angel-yang-belum-genap-sebulan/

4 komentar

  1. Berat banget cobaannya Gala.
    Aku mbrebes mili pas nonton video gala manggil-manggil mamanya, mbak.
    Semoga Allah senantiasa menjaga, melindungi, memudahkan jalannya Gala menuju masa depan. Semoga Gala selalu dalam kondisi sehat baik lahir maupun batinnya. Aamin

    BalasHapus
  2. Syukurlah masih banyak orang yang sayang sama gala,banyak orang yang membantu gala untuk meraih masa depannya.. Semoga gala kedepannya bisa jadi orang yang sukses seperti mama dan papanya.. Kasian banget, tp gala harus tetap tegar dan semangat yaaa

    BalasHapus