Soft Skill-mu Sama Dengan Suksesmu, Jangan Abaikan Ini!

 Halo Sobat yayuarundina.com, kali ini kita bicarakan hal yang penting tapi kerap diabaikan. Masalah Soft skill, karaktermu. Ini menarik, karena Soft Skill-mu Sama Dengan Suksesmu, Jangan Abaikan Ini!

Knowledge is Power, But Character is More. Begitulah kira-kira sebuah slogan di suatu sekolah favorit di Bandung. Slogan itu mengisyaratkan bahwa kita harus memiliki pengetahuan sebagai kekuatan diri, tetapi karakter menjadi lebih penting dari sekedar kepintaranmu. Bisa jadi karakter inilah yang mengantarkan seseorang pada kesuksesan hidup.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kita, manusia merupakan makhluk sosial. Ada manusia-manusia lain di sekitar kita. Kita membutuhkan mereka dalam berbagai hal. Termasuk untuk mengantarkan kita pada kesuksesan. 


orang sukses
Terbang Tinggi Menuju Kesuksesan

Bisa jadi informasi awal pekerjaan berasal dari teman atau sahabat atau tetangga. Meningkatnya karir di suatu perusahaan juga bergantung pada rekan kerja dan atasan. Jika mereka se-frekuensi dengan kita, maka kesuksesan itu pun akan datang. Kita bisa mendapat dukungan penuh untuk naik jabatan.

Pernah di suatu masa dan sebuah tempat, ada anak muda yang menjadi pegawai baru. Kami semua sangat antusias dengan kehadirannya karena kemampuan yang dimilikinya. Dalam surat lamaran yang dikirimkannya, banyak nilai plus pada dirinya. Mahir komputer, mahir berbahasa Inggris, pengalaman berorganisasi, pengetahuan dan keterampilannya pun sesuai dengan kualifikasi kami.

Jadilah, kami bersepakat untuk menerima kehadirannya di perusahaan kami. Kami bergembira ketika dia datang di pagi yang cerah. Aku yang ditugaskan untuk menjadi temannya merasa bersemangat sekali. Banyak hal yang ingin kutanyakan dan kudiskusikan dengannya. Sebagai orang yang lebih dulu berada di bagian pengembangan sumber daya manusia, aku merasa beruntung mendapat rekan kerja dengan kepintaran spesial.


millenial sukses
Generasi muda, Generasi Sukses

Saat tiba hari H, betapa malang yang terjadi. Orang yang kuharapkan menjadi partner terbaik malah membuatku sakit hati gak ketulungan. Alaaah maaaak, karakternya itu loh yang bikin kami kecewa berat. "Pintarmu oke, tapi sikapmu menyebalkan!" umpatku dalam hati. Aku berusaha sabar menerima takdir. Aku tak banyak cakap pada rekan yang lain.

Namun, lama-kelamaan, semua pun menjadi tahu dengan sikap angkuhnya yang menyebalkan itu. Merasa pinter bukan kepalang, sehingga dia sering meremehkan kami. Dia menganggap kami sebagai orang paling bodoh sedunia. 


sikap sombong
Sikap Sombong hambat suksesmu

Gaya bicaranya yang tinggi, ekspresi wajahnya yang jutek, sikapnya yang sombong, tak sabaran, dan sering menyepelekan orang lain itu langsung menutup semua hal positif darinya. Secara perlahan, kami jadi menjauhinya. Daripada kena semprot, mending mencari tahu sendiri.

Hal itu terjadi berulang-ulang. Sampai semua orang mengucilkannya. Suatu ketika, akhirnya, dia pun harus hengkang dari perusahaan kami. 

"Ah, betapa leganya hati kami. Gembira tak terkira."

"Wah, kita harus syukuran nih. Numpeng... numpeng... numpeng," celutuk Aryo disambut gelak tawa  semua orang.

Begitulah akhirnya, jika kita tidak memperhatikan adab daripada ilmu. Lebih mementingkan kepintaran tanpa diimbangi dengan karakter yang baik. 



Sumber gambar:

https://okejambi.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1662544996/7-sebab-sebab-kesombongan-pada-diri-manusia-ternyata-termasuk-amal-dan-ibadah-juga

freepik.com





Tidak ada komentar