Rumah Impianku: Produktivitas, Ibadah, Liburan, Juga Happy-Happy

 

Halo Sobat yayuarundina.com, ngobrol lagi nih kita. Jujur nih, tema ODOP kali ini cukup sulit dan membingungkan, Sudut Favorit Rumah. Sementara, taka da bagian rumahku saat ini yang menjadi favoritku. Aku lebih senang berada di luar sebenarnya. Jalan-jalan, happy-happy dengan teman. Ya, pokoknya menikmati alam luar dong. Jadi, kuubah dikit sudut pandangnya seperti tour house ke rumah-rumah para selebritis. Inilah tema yang kuusung kali ini: Rumah Impianku: Produktivitas, Ibadah, Liburan, Juga Happy-happy.


rumah prilly latuconsina
Inspirasi Rumah Impian dari Prilly Latuconsina


Tour House Ke Rumah Mewah Prilly Latuconsina

Nah Sobat yayuarundina.com, salah satu kerjaan baruku adalah ngintipin akun para selebritis. Instagram, Twitter dan Youtube.  Dunia yang semula asing, sekarang menjadi suatu rutinitas baru. Aku ingin mencari dan menyebarkan inspirasi dari kerja keras mereka, keberhasilan mereka. Membangun karir dan meraih kesuksesan itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Ada beberapa rumah yang kuintip sih. Vidi Aldiano, Raditya Dika, Mark Sungkar, dan yang terakhir adalah rumahnya Prilly Latuconsina. Aku serasa nonton drama korea lagi nih saat menonton Youtube Diary Prilly tentang rumah mewahnya. Aku serasa nonton kembali, Sky Castle. Kondisi rumah artis ini mirip dengan para konglomerat atau sosialita di Sky Castle. Inikah rumah impian kalian?

Saat diajak keliling rumahnya mulai dari luar hingga lantai empat, aku merasa nyaman berada di dalamnya, walau hanya  secara virtual saja. Asli, konsep hotelnya kena bangets deh. Prilly memang senang berada di hotel ketika diajak liburan oleh orang tuanya. Nah, kesenangan ini diterapkan pada konsep rumahnya secara keseluruhan. Aku suka dengan opening tour dan epilog atau penutupnya. Penasaran? Coba deh buka Youtube Prilly Latuconsina.

Jangan bandingkan hasilnya, tapi perjuangannya

Fungsi Rumah Bagi Para Selebritis

Secara umum, ruangan yang ada di suatu rumah pasti sama. Ruangan-ruangan itu adalah ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan,  kamar tidur, dan dapur. Penataannya bisa terpisah atau menyatu tergantung luas tanahnya. Kalian punya ruang yang berbeda?

Dengan rejeki yang diperolehnya, mereka membangun rumah dengan ruang-ruang sesuai kebutuhan atau kesenangannya. Dapur untuk masak bareng. Ada juga ruang untuk nobar ( nonton bareng )  bersama teman-temannya, asyik kan ya, Sob? Bisa hang out di rumah aza. Irit biaya hehehe….

Satu hal yang kuperhatikan khusus adalah ruang kerja. Ini dia salah satu bagian rumah yang menjadi impianku. Para selebritis dengan dunia kreatifitasnya memiliki ruang kerja untuk produktivitas mereka. Kalau Vidi punya tempat khusus untuk menciptakan lagu. Kalau Prilly ruang kerjanya untuk apa, Sob? Kalau kalian, punya ruang kerja khusus jugakah?

Rumah Impianku: Produktivitas, Ibadah, Liburan, Juga Happy-happy

Akhirnya, Sob dari hasil jalan-jalan secara virtual ke beberapa rumah para selebritis, aku juga memiliki rumah impian yang semula tak pernah kupikirkan. Semoga ada rejekinya, ya! Doakan aku, ya Sobat yayuarundina.com. Please da bageur, soleh, pinter!

Ruangan yang kuinginkan standar, sama dengan yang lainnya. Ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dan dapur. Konsep dasarnya rumahku ini adalah tempat untuk beristirahat dan kumpul keluarga.

Selain konsep dasar itu, aku berharap rumah impianku itu bisa menjadi ruang untuk produktifitasku, ibadah, liburan dan happy-happy. Mau tahu penjelasannya?

1.     Ruang Produktifitas

Mengapa harus ada ruang produktifitas? Ruang ini mungkin sama dengan ruang kerja para selebritis. Bagaimanapun, aku punya seabreg pekerjaan yang harus kuselesaikan. Tentu saja, pekerjaan utama adalah sebagai guru. Wajib menyelesaikan administrasi guru, walikelas, penilaian, rapot dan lain sebagainya.

Pekerjaan lainnya yang sudah membuatku jatuh hati adalah dunia tulis-menulis, blogger dan konten kreator.  Dunia ini menambah nilai plus untuk profesi utamaku. Aku jadi semakin paham pemakaian atau ilmu bahasa Indonesia di lapangan secara real.

 

Contohnya: dengan sering membuat review produk, aku bisa memberikan ilmu tentang soft selling pada para siswaku saat membuat iklan. Atau memberikan contoh ulasan buku yang kubuat sendiri di blogku, Gerbang Matahari atau dari teman-teman blogger lainnya saat membahas materi teks ulasan.

Baca Juga: https://www.yayuarundina.com/2016/10/review-buku-milea-cinta-bergelombang.html

Ah, rasanya, dunia blogger membuatku menjadi guru yang lebih professional dengan ilmu-ilmu terapannya. Plus tambahan wawasan dari obrolan dengan para blogger atau narasumber khusus saat ada acara.

 Lalu, dari dunia konten kreator, aku bisa mendapatkan bahan yang bagus untuk materi pembelajaran. Contohnya, kemarin saat membahas teks Inspirasi.

Baca Juga: https://www.yayuarundina.com/2022/02/berbagi-praktik-baik-ngobrol-cantik.html

 Oleh karena itulah, ruang produktifitas ini penting untuk semakin banyak melahirkan tulisan-tulisan baru di blog atau media lainnya. Oh ya Sob, aku juga punya mimpi untuk mulai mendokumentasikan sejarah kota kelahiranku sebagai kota militer atau garnizoen. Banyak cerita dan sejarah yang belum terdokumentasikan dengan baik. Bersama komunitas Tjimahi Heritage, kami ingin mulai mendokumentasikannya. Membuat buku, foto dan sebagainya. Ada yang tertarik?

 Bisa juga loh ke depannya, aku jadi Youtuber. Sekarang, guru juga dituntut untuk bisa membuat video pembelajaran. Aku suka membuat video jalan-jalan, kuliner dan tentu saja dunia pendidikan, khususnya belajar Bahasa Indonesia. Main ya ke Youtube yayu arundina, ok Sob!

 

2.     Tempat Ibadah

Tempat ibadah bukan hanya masjid saja loh. Rumah pun bisa dan harus menjadi tempat ibadah. Apalagi bagi wanita. Bisa jadi rumah adalah  tempat utama untuk beribadah.

 Di rumah impianku itu harus ada ruang untuk melaksanakan ibadah dengan baik, khusyu dan terasa manfaatnya. Membuat kita lebih dekat kepada Sang Maha Pencipta. Bisa bebas curhat, melepas segala unek-unek kepada-Nya. Bisa menikmati keheningan. Bisa total menghambakan diri pada Sang Pencipta. Duh, nikmatnya!

 Kuidamkan sebuah tempat yang sejuk dan nyaman. Mungkin bisa meniru mushala kakekku yang berdiri di atas kolam kecil dengan jembatan khusus untuk ke sananya. Mushala dan tempat wudhu dengan nuansa taman yang asri.

 

mushala impian
Mushala Impian

3.     Media Liburan

Siapa yang tidak suka liburan? Kalau liburan di luar pasti butuh budget yang besar, ya kan? Juga, kita tidak mungkin bisa liburan setiap saat di luar sana. Pasti banyak waktu yang kita habiskan di rumah, terutama saat masih aktif bekerja.

 

Nah, di rumah ini, aku ingin bisa juga dijadikan sebagai tempat liburan asyik. Kuliner, santai-santai, refreshing, istirahat yang nyaman, menikmati pemandangan dan lain sebagainya. Asyik kan?

 

4.     Sarana Happy-happy

Ini nih yang paling penting, Sob. Rumah juga harus bisa dijadikan untuk sarana happy-happy. Kumpul keluarga. Kumpul dengan teman-teman. Melakukan banyak hal yang menyenangkan. Bikin rujak rame-rame, sasatean, ngobrol asyik, nobar, diskusi,  arisan, ah pasti banyak deh. Olah raga bareng? Bisa jadi. Baca bareng? Boleh juga. Seru-seru pastinya.

Wah Sob, asyik bangets kalau impian ini menjadi kenyataan. Bahagia pastinya, ya kan? Semoga ya.

 

Nah, itulah ceritaku tentang rumah impian. Pastinya, bakal banyak sudut favorit yang tercipta untuk menjadikanku sebagai manusia yang lebih baik. Lebih bahagia dan tentu saja, bisa lebih menikmati dan mensyukuri hidup ini. Aamiin.

Doakan ya, Sobat yayuarundina.com

Makasih semuanya

Sampai jumpa lagi di postingan berikutnya

Wish me luck

Salam

 

Tidak ada komentar