Best Practise: Belajar Cerdas Berinternet untuk Menulis Teks Eksposisi

 
Keseruan Cerdas Berinternet

     
      Hai Sobat Yayuarundina, kali ini kita belajar bareng yuk! Ok. Minggu ini saatnya menemukan informasi untuk bahan penulisan teks eksposisi. Cari fakta, data, pendapat, hasil penelitian, kasus dan sebagainya untuk mengisi rangkaian argumen. Inilah saatnya Belajar Cerdas Berinternet dalam Menemukan Informasi Valid untuk Menulis Teks Eksposisi.

Mejeng dulu dong




Best Practise

      Dalam menulis, semakin banyak membaca, kita akan semakin kaya dengan informasi. Semakin banyak informasi, maka akan semakin mudah dalam menulis.
      Inilah harapan saya dalam melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dipadukan dengan Materi Cerdas Berinternet. Sebelum-sebelumnya, menulis teks eksposisi itu adalah suatu kegiatan belajar yang membosankan. Menyulitkan. Semoga kali ini, hasilnya bisa lebih baik.

Salah satu contoh  informasi yang ditemukan

      Setelah banyak belajar tentang teks eksposisi, saatnya para siswa menuangkan gagasan dalam bentuk teks eksposisi secara tertulis. Modal awalnya adalah membuat rumusan masalah. Beragam masalah yang mereka kemukakan. Korupsi. Gugatan Prabowo. Kekerasan pada anak. Narkoba. Bahaya minuman keras. Tsunami. Games dan lain sebagainya.
      Minggu berikutnya, dengan adanya masalah yang sudah dibuat, siswa wajib menemukan informasi menggunakan internet. Di dunia maya tersebut, mereka diwajibkan mencari informasi sesuai dengan masalah masing-masing. Kemudian, menuliskannya di buku tugas sebagai catatan kecil.

Membuat catatan kecil

      Setelah itu, mereka diperdengarkan materi cerdas berinternet. Menemukan informasi yang valid. Ada dua submateri. Pertama, mengenal bahaya berita hoaks. Kedua, cek kebenaran konten.

Penjelasan materi Cek Kebenaran Konten

      Dengan bekal informasi tersebut mereka kembali berburu informasi sambil mengecek kebenarannya. Yang paling seru adalah gugatan Prabowo: Hoaks atau asli?

Berburu Informasi Gugatan Prabowo

Ini Bahaya Minuman Energi

      Tahap akhir, menuliskan dua informasi terbaik dalam kartu gagasan.

Contoh Kartu Gagasan

Suka Duka Cerdas Berinternet

      Seru juga mengamati generasi milenial ini berburu informasi. Sangat antusias. Umumnya, mereka suka dengan berita. 90% informasi mereka dapatkan dari liputan 6, kompas.com, okezone dan sebagainya. Di dalam berita itulah, mereka bisa menemukan informasi yang lengkap berupa: pendapat, fakta dan lain sebagainya.


Diskusi seru tentang kasus kebocoran pipa pertamina

      Sebagian kecil, ada pula yang berhasil menemukan hasil penelitian tentang kekerasan anak. Sayangnya, bagian itu tidak ditulis. Jadilah mereka berburu link- nya lagi 😄
      Lalu, ada beberapa anak yang tetap mempertahankan budaya copas. Mereka malah mencari teks eksposisi yang utuh. Aduh 🙅🙈 Setelah dijelaskan maksudnya, mereka kembali ke jalan yang lurus.


Struktur teks eksposisi
      Beragam gaya pula bermunculan. Ada yang kebingungan menemukan informasi tapi kemudian dapat pencerahan. Ada yang suka jalan-jalan, ngintip pekerjaan temannya. penasaran. Ada yang serius bekerja. Bahkan, ada yang malah mencari makna namanya sendiri di akhir pembelajaran. Ya, itulah dunia remaja di zaman now. Namun, akhirnya bermuara pada satu tujuan: menemukan informasi valid untuk menulis teks eksposisi.

      Materi Cerdas Berinternet

      Selama kurang lebih 11 minggu, saya mendapatkan berbagai materi pelatihan Cerdas Berinternet. Wooow... rasanya seperti kid zaman now eh guru milenial.
      Banyak materi bergizi di sini. Ada 3 bab utama: Bersikap di Internet. Berpikir Kritis di Internet. Kelola Diri di Internet.
      Dari 3 bab besar tersebut, ada beberapa subbab yang sebenarnya sangat baik diketahui oleh para siswa. Kita harus mengenal nilai dan budaya online. Mengetahui interaksi digital yang baik. Harus tahu juga cara menemukan informasi yang valid dan mencegah sesat pikir, tekanan di internet dan cyberbullying. Yang lebih penting kagi adalah kita wajib mampu mengelola diri untuk mencegah efek negatif berinternet.
      Oleh karena itu, alangkah sayang, jika materi itu tidak disebarkan ke para siswa. Kebetulan pas. Akhirnya saya memberikan materi Menemukan Informasi yang Valid untuk Menulis Teks Eksposisi. Para siswa harus mampu mengenali ciri berita hoaks dan mengecek kebenaran informasi tersebut. Gagasan ini disambut dengan ceria. Hmmm... sepertinya mereka butuh kelas maya, bukan hanya kelas nyata.

Belajar Bersama siswa

      Rasanya pelatihan dari Ruang Guru ini masih harus selalu disebarkan agar kita siap menghadapi era digital. Pendidikan di era industri 4.0. Semakin sering menerima materi seperti ini, maka keahlian kita dalam menguasai teknologi akan semakin terasah. Yang paling penting: bekerjalah dengan anak muda agar tertular keahlian berinternet ria. 
      Demikian Sob, tulisan saya kali ini. Moga bermanfaat yah 😄😍


Salam Literasi Digital
Terima kasih Ruang Guru 🙏🙏🙏

8 komentar