Literasi digadang-gadang merupakan
suatu skills atau kemampuan yang
harus dimiliki oleh manusia Indonesia di abad millennium ini. Menyongsong abad
21 dengan penyebaran informasi yang begitu cepat dan luas, maka kemampuan berliterasi
menjadi sebuah keharusan. Tak dapat ditawar-tawar lagi. Wajib titik. Apalagi
dengan hasil penelitian PISA yang sungguh jauh dari harapan. Ranking terakhir
dari enam puluh negara. Mau dipertahankan? Oh,
no.
4/18/2018
4/12/2018
REVIEW FILM DANUR 2: Kenekadan Seorang Prilly Latuconsina
![]() |
Berani gak nontonnya |
Ada yang takut
nonton film ini ? Kalahkan takutmu demi melihat adu akting antara Bucek, Sophia
Latjuba dan Prilly Latuconsina. Apa hubungan antara ketiganya ? Kalau seorang
Prilly tak mampu berbuat nekad, entah bagaimana nasib Bucek dan Sophia Latjuba.
![]() |
Cakep-cakep nih para pemainnya |
Film ini tak menakutkan, lho,
bahkan hantunya terkesan seperti boneka berwajah putih. Dalam budaya masyarakat Indonesia, hal yang
terjadi dalam film ini sudah biasa. Demikian juga dengan mitos yang ada di
dalamnya. Mau tahu ? Lihat aza sendiri hehehe…
Latar
tunggal yang digunakan mampu memfokuskan cerita, walaupun kita disuguhi
teka-teki suatu kejadian. Alur maju yang disisipi flashback mampu membuat kita
berpikir: apa yang sebenarnya terjadi ? Mengapa seperti itu ?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini mampu membuat kita bertahan sampai akhir.
Penasaran dengan nasib sang tokoh utama.
Menurut
saya, Danur 2: Maddah cukup menghibur walaupun berjenis film horror. Adrenalin
kita tak dipacu sangat hebat, sehingga kita sangat santai menikmati
kepingan-kepingan ceritanya. Kesederhanaan dalam film ini sepertinya menambah
greget cerita. Sederhana dari segi latar, penokohan, mungkin juga property,
penataan cahaya dan kosmetik.
Persahabatan
antara manusia indigo dengan para hantu ternyata memiliki keuntungan
tersendiri, walau tak seratus persen memberikan solusi. Tetap sang manusia dengan kelengkapan akal
pikirannyalah yang wajib mencari jalan keluar untuk lepas dari masalah.
Berbahayakah masalah yang terjadi dalam film ini ? Makanya tonton deh filmnya
biar gak penasaran. Dijamin enjoy hahaha….
![]() |
Beneran happy ini mah |
Itulah
rejeki yang saya dapatkan saat nobar dalam rangka ulang tahun Pegadaian. Kini,
di usianya yang ke-117. Tema ulang tahun yang diusung untuk tahun 2018 adalah Literation
Fair. Berbagai acara dilakukan, salah satunya adalah nonton bareng film
Danur 2: Maddah.
![]() |
Nobar dan diskusi |
![]() |
aneka acara Literation Fair 2018 |
Pegadaian
semakin memperkuat diri dengan aplikasi
digital. Memberikan berbagai macam kemudahan untuk berbagai transaksi.
Tinggal unduh saja di Playstore. Tampaknya Pegadaian
tak mau ketinggalan zaman. Tetap berbenah dan terus maju seiring dengan
perkembangan zaman. Tetap rendah hati untuk bisa tembus ke berbagai lapisan
masyarakat. Tetap menciptakan inovasi dan program unggulan agar tetap dicintai
para konsumen atau nasabahnya. Tabungan emas masih menjadi primadona untuk
mengubah karakter masyarakat yang konsumtif menjadi investor. Cerdas financial. Program ini sangat
mendukung kesehatan keuangan masyarakat Indonesia. Hemat pangkal kaya.
![]() |
Aplikasi Pegadaian Digital |
Kejutan
yang menyenangkan dan juga menakutkan bagi sebagian orang adalah penampilan
costplay beberapa hantu di sepanjang jalan keluar. Benar-benar kejutan yang tak
terduga. Belokan-belokan menjadi tempat strategis untuk membuat kami
tertawa-tawa, menjerit-jerit, dan bahkan histeris. Suasana sehabis nonton film
horror berbaur dengan kostum putih khas pocong dengan balutan tata rias yang
berbeda. Benar-benar surprise!
![]() |
siapa mereka ? |
Terima kasih Pegadaian.
Semoga selamanya jaya, maju dan sukses!
Kami tetap menanti
program-program inovatifnya di masa depan.
Happy besdey. Wish you
all the best
Sumber gambar film Danur 2: Google ( Maaafff linknya gak kecatet )
4/07/2018
REVIEW FILM 1001 CERITA : LESTARIKAN BUDAYA DAN HERRITAGE
JUDUL :
1001 CERITA
SUTRADARA
: Tj R. NATADIJAYA
PRODUKSI
: FORUM FILM CIMAHI DAN ONCAM PRODUCTION
PEMAIN : SYIFA SUKANIA, TARISA PUTRI, MARCO LEONARDO,
VABIA NOVAJUNA, DIMAS HARYA, DEKY van
SLOBEE, ICUK BAROS, KANG UCI RT, SYAHRINI KW NOEY, DEDE SYARIF HD, AJAY M.
PRIATNA, LETKOL PURN NGATIYANA
JIKA KAMU RINDU,
MENARILAH DENGAN HATI
Bagaimanakah jika seorang penari
terkenal meninggalkan keluarganya ( anak ) untuk selama-lamanya ? Apa yang
terjadi kemudian pada sang anak ?
Itulah penggalan
kisah film 1001 cerita yang dibuka dengan kisah sedih. ( Jangan nangis lho yaa, lanjutin nonton alur ceritanya ).
![]() |
Poster film 1001 Cerita |
3/31/2018
PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN SEKS BAGI REMAJA
Hai Sob,
Bagaimana reaksi kalian
membaca judul tulisan ini?
Apakah akan diblokir?
“Ah, jangan berlebihan ya! Tulisannya
tidak akan menyeramkan seperti dalam bayangan umum tentang seks. Ini adalah
bagian dari ilmu pendidikan. Jadi, kalem-kalem saja, yah!”
![]() |
sumber gambar: https://www.go-dok.com/bunda-ketahui-cara-tepat-mendidik-anak-usia-remaja/ |
3/25/2018
NYABU BERJAMAAH DI ROYAL KASHIMURA JAPANESE SHABU DAN BBQ BANDUNG
“Oe kasih murahlah buat ente mah.”“Ka tatangga kudu bageur atuh.”
Itulah
dialog kecil yang terngiang kembali saat dulu sering berbelanja ke Kacung,
grosir sembako yang ada di dekat rumahku. Aku jadi teringat pada pemiliknya.
Pada Engko yang bertubuh mungil tapi energik. Istrinya dan juga anak-anaknya
yang ramah. Setiap berbelanja mereka senantiasa ngobrol dan menanggapi
keluhan-keluhan kami, bahkan juga sering memberikan tips kesehatan ala negeri
tirai bambu.
![]() |
Bagian depan resto Kashimura Shabu |
3/03/2018
BINCANG SEHAT DAN CANTIK BERSAMA DOKTER DAVID
Bandung
( 24/2/18 )
![]() |
dr. David |
Kesan
pertama ketika kaki melangkah masuk ke dalam adalah tergoda pada pandangan
pertama. Tempatnya asyek. Penataan interiornya menarik. Bersih sudah pasti yah.
Terawat bangetlah pokoknya. Begitupun kala naik ke lantai dua bersama Teh Meta.
Mata makin dimanjakan oleh koleksi bunga mawar yang sering diposting oleh teh
Alaika Abdullah dan teh Nchie Hanie.
Yah,
untuk kesekian kalinya, aku kembali pada sebuah tempat yang sangat berkaitan
erat dengan kesehatan dan kecantikan, khususnya perawatan tubuh. Dulu, aku
hanya mengantar teman untuk perawatan wajah sambil jjs bareng. Namun, aku
sekarang hadir untuk sebuah Seminar Kesehatan Bertajuk Hidup Sehat
dengan Vitamin D3, Fisioterapi dan Filler. Seru banget deh acaranya.
Waktu sekitar tiga jam dilalui dengan cepat dan mundel ilmu kalo istilah bahasa Sunda mah. Mundel ilmu itu berarti
banyak ilmu atau informasi yang kita dapatkan sebagai oleh-olehnya. Gak rugi
rasanya menghabiskan akhir pekan di sini.
![]() |
Jangan sampe kekurangan vitamin D yah |
2/23/2018
SILATURAHMI BERSAMA USTAD EVIE EFENDI
![]() |
Ustad Evie Efendi |
Sore
itu, Selasa, 20 Februari 2018, cuaca Bandung cukup mendung. Sebagai pemakai
jalan, tentunya cuaca seperti itu membuatku resah. Takut basah kuyup atau
terhambat perjalanan menuju tempat sebuah acara di Cikutra. Hari senin malam,
saya mendapatkan undangan untuk acara tausiah dari Ustad Evie Efendi yang kocak
itu. Sering melihatnya di dunia maya, membuat saya sangat antusias datang ke Kayana Tour and
Travel, jalan Cikutra Baru VI no 26 Bandung. Setelah berkutat dengan
pekerjaan utama, maka sebelum ashar, sekitar pukul 14.30, kami melesat dengan
motor ke arah timur. Langit menghitam. Namun, kecemasan itu berbanding lurus
dengan kesenangan yang akan saya dapatkan. Bertemu dan mendengar ceramah
langsung dari Ustad Evie Efendi dan berkumpul lagi bersama para blogger Bandung.
![]() |
Blogger Bandung menanti tausiah dari Ustad Evie |
Langganan:
Postingan (Atom)
Featured Post
Contoh Fiksi Mini : Gempa
Mobil melaju membelah malam. Selepas Magrib tadi, kami bertiga berangkat untuk menunaikan tugas negara. Check-in hotel pukul 20.00 WIB. ...

-
Soal Drop and Drag yang menarik Halo Sobat yayuarundina.com, setelah mempelajari beberapa opiniku tentang Soal Pisa Bahasa, sekarang saat...
-
Halo sobat yayauarundina.com – Kali ini, aku ingin bercerita tentang aku, Asus, dan dunia blogging. Sudah lebih dari sepuluh tahun aku be...
-
Siswa Belajar Bahasa Indonesia Hai Sob, pernah bosan belajar Bahasa Indonesia? Kalian pernah beranggapan,”Ah, Belajar Bahasa Indone...